Provinsi Lampung Sumbang 2,1 persen dari Total Ekspor Nasional 2021

- Jurnalis

Kamis, 23 Desember 2021 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelepasan ekspor akhir tahun 2021. Foto: Istimewa

Pelepasan ekspor akhir tahun 2021. Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Tengah — Provinsi Lampung menyumbang USD4,4 miliar atau 2,1 persen dari total ekspor nasional selama periode Januari-November 2021.

Staf Ahli Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan RI Bidang Hubungan Internasional, Arlinda, mengungkapkan hal ini pada acara pelepasan ekspor akhir tahun 2021 secara hybrid di 62 Kabupaten/Kota di PT Great Giant Pineapple (GGP), Lampung Tengah, Kamis (23/12/2021).

Pelepasan ekspor secara simultan di 17 titik wilayah di Indonesia ini lokus utama di Kabupaten Karawang, Jawa Barat di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Kawasan Industri Karawang International Industry City, yang dipimpin Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi.

Arlinda menjelaskan salah satu penyumbang terbesar dari share ekspor Provinsi Lampung adalah PT GGP yang merupakan eksportir nanas terbesar di dunia.

Dalam pelepasan ekspor ini juga ada beberapa perusahaan asal Lampung yaitu PT LDC Trading Indonesia, PT Rubber Jaya, PT Sarimakmur Tunggal Mandiri, dan PT Bukit Asam.

Dalam statistik, Lampung berkontribusi untuk produksi kopi robusta sebesar 22,63 persen dari produksi nasional, lada hitam 27,58 persen, dan nanas kaleng memasok 26 persen kebutuhan dunia.

Baca Juga :  YBM BRILiaN RO Bandar Lampung dan BRI BO Bandar Jaya Berbagi Kado Lebaran untuk Anak Yatim

Kegiatan pelepasan ekspor produk bernilai tambah ini merupakan wujud konkret dukungan pemerintah kepada para pelaku bisnis untuk terus berupaya dalam meningkatkan nilai ekspor Indonesia.

Kegiatan pelepasan ekspor dilaksanakan di 26 provinsi dan 62 kabupaten diikuti 278 pelaku usaha yang terdiri dari 54 UKM dan 224 non-UKM.

Adapun negara tujuan ekspor dalam kegiatan pelepasan ekspor ini tercatat 87 persen pasar tradisional dan selebihnya 13 persen pasar non-tradisional seperti Kolombia, Pakistan, dan Kamboja.

Produk yang diekspor sangat beragam di antaranya batubara, otomotif, minyak sawit dan turunannya, perikanan dan kelautan, karet dan produk karet, makanan dan minuman olahan.

Gubernur Lampung yang diwakili Plt Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kusnardi, menerangkan di masa pandemi ini pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung telah mengalami perbaikan.

Sempat turun pada triwulan 2 tahun 2020 hingga triwulan 1 tahun 2021, sejak memasuki triwulan 2 tahun 2021 kinerja ekonomi Provinsi Lampung meningkat 6,69 persen pada triwulan 2 dibanding triwulan sebelumnya. Juga kembali tumbuh di triwulan 3 sebesar 2,07 persen.

Baca Juga :  YBM BRILiaN RO Bandar Lampung dan BRI BO Bandar Jaya Berbagi Kado Lebaran untuk Anak Yatim

Begitu pula dengan ekspor Provinsi Lampung. Di masa pandemi justru mencatat nilai tertinggi selama 10 tahun (sejak tahun 2012). Pada periode Januari sampai Oktober 2021 ekspor telah mencapai nilai USD4,02 miliar.

Adapun pertumbuhan tertinggi yaitu untuk komoditi tapioka (6,849 %), batubara (108 %), dan CPO (84 %). Komoditi lain rata-rata turut mengalami peningkatan.

Sebagai daerah agraris, lebih dari 50% penduduk Lampung hidup dari sektor pertanian dalam arti luas. Sektor ini menyumbang 36% PDRB Lampung.

Tidak berlebihan jika Lampung cukup berperan penting dalam menyumbang produksi nasional untuk beberapa komoditas unggulan antara lain padi, jagung, ubi kayu, gula, kopi robusta, nanas kaleng, dan pisang.

Beberapa produk unggulan dari Provinsi Lampung seperti kopi robusta, tapioka, santan, nanas, dan pisang, berpeluang besar untuk ditingkatkan ekspornya.

Usai pelepasan, Arlinda, Kusnardi, dan seluruh kepala OPD Pemprov Lampung meninjau area produksi PT GGP. (*)

Red

Berita Terkait

YBM BRILiaN RO Bandar Lampung dan BRI BO Bandar Jaya Berbagi Kado Lebaran untuk Anak Yatim
Dukung Optimalisasi PAD, Komisi III DPRD Lampung dan Bapenda Kunjungi PT Great Giant Pineapple
Wakajati Lampung Marathon Monev, Tegaskan Integritas dan Penegakan Hukum Berkeadilan
Terlantik Sebagai Ketua Umum, Ranu Hari Prasetyo Resmi Nahkodai PMI Lampung Tengah
Mulai Sadar, Timses di Lamteng Ada yang Tertibkan Sendiri APS Melanggar
PTPN VII Unit Bekri Bantu Air Bersih untuk Warga
Tim Sinergis, Kunci PKS PTPN VII Bekri Juara
Larikan Truk Sagu dan Uang Rp5 Juta, Terlacak lewat GPS
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:09 WIB

YBM BRILiaN RO Bandar Lampung dan BRI BO Bandar Jaya Berbagi Kado Lebaran untuk Anak Yatim

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:20 WIB

Dukung Optimalisasi PAD, Komisi III DPRD Lampung dan Bapenda Kunjungi PT Great Giant Pineapple

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:02 WIB

Wakajati Lampung Marathon Monev, Tegaskan Integritas dan Penegakan Hukum Berkeadilan

Jumat, 18 Juli 2025 - 21:39 WIB

Terlantik Sebagai Ketua Umum, Ranu Hari Prasetyo Resmi Nahkodai PMI Lampung Tengah

Kamis, 5 Oktober 2023 - 11:05 WIB

Mulai Sadar, Timses di Lamteng Ada yang Tertibkan Sendiri APS Melanggar

Berita Terbaru