Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi di DPRD Lampung, Desak Pengusutan Kasus Andre Yunus

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan bersama Masyarakat Sipil (Civil Society) melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Lampung, Selasa, (7/4/2026).

Mereka datang mengenakan almamater masing-masing kampus untuk menyampaikan sejumlah tuntutan.

Korlap aksi, Ahmad Kevin Jonathan menyampaikan ada tiga tuntutan yang disampaikan.

Pertama, menuntut kasus penyiraman air keras terhadap Aktivis KontraS Andre Yunus dibawa ke Peradilan Umum serta dikenakan pasal terorisme dan percobaan pembunuhan.

Kedua, mendesak pembukaan actor intelektual secara transparan dan ketiga menghentikan represivitas aparat dan kriminalisasi terhadap masyarakat yang menyampaikan pendapat.

Mereka juga menuntut agar Kejaksaan Tinggi Kejati (Kejati) Lampung segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi perjalanan dinas DPRD Kabupaten Tanggamus.

Baca Juga :  Komitmen Atasi Sulitnya Akses BBM Subsidi, Dinas ESDM Lampung Siapkan 3 Solusi

“Kami menuntut Kejati menetapkan seluruh pihak yang terlibat tanpa pandang bulu jabatan maupun posisi politik,” tegasnya.

Selain itu, mereka juga mendesak agar konflik agraria di Lampung Dalam aksi tersebut, Aliansi Lampung Melawan juga menyoroti persoalan konflik agraria di sejumlah wilayah di Lampung, seperti Register 44, Anak Tuha, dan Sabah Balau.

Mereka meminta pemerintah segera menyelesaikan konflik tersebut dan mewujudkan reforma agraria yang dinilai berpihak kepada masyarakat.

Sekitar pukul 11.00, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung Garinca Reza Fahlevi didampingi Anggota DPRD Reza Berawi dan Ahmad Visa Ridi Arifin datang menemui massa aksi.

Baca Juga :  Ela Siti Nuryamah Reshuffle Pejabat Tinggi Pratama, Ini Daftar Nama yang Dilantik

Turut hadir Sekretaris DPRD Provinsi Lampung Descatama Paksi Moeda, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Yanyan Ruchyansyah, Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung Sulpakar, Kasi Penerangan Hukum Kejati Lampung, serta perwakilan Kodam XXI/Radin Inten.

Namun massa menolak berdialog. Mereka bersikeras ingin Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi dan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Danang Suryo Wibowo hadir langsung tanpa diwakili.

Massa menilai kehadiran kedua pejabat tersebut penting agar seluruh tuntutan dapat dijawab secara langsung dan terbuka. (*)

Berita Terkait

Raih WTP Kedelapan, Bupati Ela Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan
Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK
Ela Siti Nuryamah Reshuffle Pejabat Tinggi Pratama, Ini Daftar Nama yang Dilantik
Gubernur Lampung Minta BPKAD Siapkan Penyaluran Gaji Ketiga Belas ASN
Momentum Idul Adha, Pemprov Lampung Dorong Kepedulian dan Kesejahteraan Masyarakat
Hangat dan Penuh Keakraban, Open House Iduladha Bupati Lampura Disambut Antusias Warga
KAHMI, FORHATI dan HMI Bandar Lampung Gelar Kurban Bersama
Gubernur Mirza Dukung Penuh Penyusunan Roadmap Program PLN Masuk Desa
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:36 WIB

Raih WTP Kedelapan, Bupati Ela Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:49 WIB

Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:21 WIB

Ela Siti Nuryamah Reshuffle Pejabat Tinggi Pratama, Ini Daftar Nama yang Dilantik

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:16 WIB

Gubernur Lampung Minta BPKAD Siapkan Penyaluran Gaji Ketiga Belas ASN

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:34 WIB

Hangat dan Penuh Keakraban, Open House Iduladha Bupati Lampura Disambut Antusias Warga

Berita Terbaru