Pungli Terbukti, Oknum Guru dan Kepala SDN 4 Terancam Sanksi

- Jurnalis

Jumat, 11 Juni 2021 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kalbi Rikardo Rilislampung.id/Lampungcorner.co.Grup

Ilustrasi Kalbi Rikardo Rilislampung.id/Lampungcorner.co.Grup

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung – Oknum guru dan Kepala SD Negeri (SDN) 4 Kotakarang, Bandarlampung terancam sanksi dan nonjob.

Baca: Duh, Dugaan Jual Beli Nilai Merebak di SDN 4 Kotakarang

Hal ini setelah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bandarlampung menemukan fakta terjadinya pungutan liar (pungli).

Fakta terungkap setelah Disdikbud mempertemukan wali murid dan oknum guru di sekolah tersebut, Rabu (9/6/2021).

”Wali murid membenarkan dimintai uang Rp200 ribu. Namun baru Rp100 ribu yang diberikan kepada oknum guru tersebut,” kata Kepala Seksi Kelembagaan Disdikbud, Mulyadi Syukri, Kamis, (10/6/2021).

Baca Juga :  TKD Rp599,2 Triliun Mengalir, Gaji 5,3 Juta ASN hingga Dana Desa Terbiayai

Oknum guru tersebut akhirnya sepakat mengembalikan uang pungli kepada wali murid.

“Meskipun sudah dikembalikan, namun unsur kesalahan sudah positif ada,” tandasnya.

Kasus ini menurutnya akan terus dikembangkan untuk mencari data-data wali murid lainnya yang dimintai uang oleh oknum guru SDN 4 tersebut.

“Targetnya kita nonjob-kan kepala sekolah karena tidak dibenarkan tindakan seperti itu,” tegasnya.

Sementara, Kepala SDN 4 Kotakarang, Azimah, mengaku dirinya telah mengumpulkan guru-guru untuk meminta keterangan terkait pungli ini.

“Disdikbud maunya guru-guru jujur, tetapi tidak ada yang mau mengaku. Terutama soal kata-kata, ‘Lebih baik sama saya Rp200 ribu daripada kepala sekolah lebih mahal Rp500 ribu’,” ungkap Azimah.

Baca Juga :  Prabowo Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

Ia menyatakan dirinya selama ini sudah bekerja dan berusaha membuat SDN 4 Kotakarang lebih baik.

Terkait permasalahan ini, Azimah menganggap musibah yang harus yang dihadapi dengan tegar.

“Jangan terulang lagi. Ini adalah cobaan, ujian, dan musibah. Berubahlah ke depan, lakukan instrospeksi diri,” pesan Azimah kepada guru-guru SDN 4 Kotakarang. (*)

Red

Berita Terkait

Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Wisuda ke-76 Jadi Momen Bersejarah, UBL Lahirkan Tujuh Doktor Manajemen Pertama
Afiqa Terbaik di Lomba Bertutur Lampura, Siap Harumkan Nama Daerah di Level Provinsi
Kantongi 444 Dukungan, Wirahadikusumah Tunggu Verifikasi
Warga Bandar Lampung Wajib Tahu, Ini Tanda Pohon Rawan Tumbang dan Cara Melaporkannya
Hampir Rp1 Miliar Uang Diduga Palsu Disita di Bakauheni, Kurir Dijanjikan Upah Rp50 Juta
Musda V LPM Lampung: Yuhadi Menguat, Ali Sopian dan Sabnu Alie Siap Bersaing
Wira Kembali Bidik Kursi Ketua PWI Lampung, Adi Kurniawan Incar Ketua DK
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Afiqa Terbaik di Lomba Bertutur Lampura, Siap Harumkan Nama Daerah di Level Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Kantongi 444 Dukungan, Wirahadikusumah Tunggu Verifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Warga Bandar Lampung Wajib Tahu, Ini Tanda Pohon Rawan Tumbang dan Cara Melaporkannya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Hampir Rp1 Miliar Uang Diduga Palsu Disita di Bakauheni, Kurir Dijanjikan Upah Rp50 Juta

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Targetkan 700 BUMN Merugi Ditutup hingga Desember 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:28 WIB