Putra Menko Luhut Dimutasi dari Jabatan Komandan Batalyon 32 Grup 3 Kopassus

- Jurnalis

Jumat, 5 Agustus 2022 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Jakarta — Putra Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Letkol Inf. Paulus Pandjaitan tak lagi bertugas di Grup 3 Kopassus.

Paulus dimutasi dari jabatan sebagai Komandan Batalyon (Danyon) 32 Grup 3 Kopassus. Ia digantikan oleh Mayor Inf. Doni Fransisco.

Serah terima jabatan ini digelar di Lapangan Alfred Tarega Grup 3 Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur pada Selasa (2/8/2022).

Komandan Grup 3 Kopassus Kolonel Inf. Donny Pramono mengatakan pergantian jabatan merupakan hal rutin dalam setiap organisasi militer.

Karena menurutnya, hal itu hakekatnya merupakan bagian dari upaya pengembangan dan peningkatan kinerja serta mewujudkan efektifitas organisasi dalam rangka optimalisasi pelaksanaan tugas pokok satuan, sekaligus upaya penyegaran dalam rangka pembinaan satuan dan personel.

Baca Juga :  Pratikno Pimpin Wantimpres Era Prabowo, Rocky Gerung hingga Quraish Shihab Masuk

“Dengan demikian, tugas, wewenang dan tanggung jawab lama, secara resmi telah beralih kepada pejabat yang baru,” ujar  Donny dalam keterangannya, dikutip dari akun Instagram @penkopassus, Jumat (5/8/2022).

Dengan berbekal pengalaman dan dilandasi semangat pengabdian yang tinggi, Donny meyakini Danyon baru akan dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

Juga mampu mewujudkan kinerja yang semakin berkualitas demi keberhasilan pelaksanaan tugas pokok Grup 3 Kopassus dalam rangka mendukung tugas pokok satuan Kopassus.

Baca Juga :  Prabowo Naikkan Bonus Atlet Asian Games: Mendali Emas 3 Miliar

Dia menjelaskan bahwa Batalyon 32 dengan Sesanti “Apta Sandi Prayudha Utama” yang memiliki makna Kesatuan kedua dari Grup 3 Kopassus yang berisikan para prajurit Sandi Yudha yang mampu memberikan informasi yang tepat tentang musuh kepada satuan sebelum perang dimulai.

Untuk mewujudkan sesanti tersebut, menurutnya, bukanlah sesuatu yang mudah sehingga harus selalu belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan perorangan maupun kolompok. (*)’

 

Sumber : Rilis.id

Berita Terkait

Dukungan Tembus 80,83 Persen, Berkas Pencalonan Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Diserahkan ke PWI Pusat
PTPN I Raih Dua Trofi AHI 2026, Perkuat Komunikasi di Era Transformasi
Momen Presiden Prabowo Sapa Sherly Tjoanda Disambut Riuh Tepuk Tangan: Pemilu Masih Lama
Prabowo Tekankan Penguatan TNI-Polri Hadapi Tantangan Keamanan Modern
Prabowo Bertolak ke Halmahera Tengah, Luncurkan Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun
Prabowo Subsidi Biaya Haji 2027 Rp3 Juta, Pelunasan Jemaah Turun Jadi Rp23,2 Juta
PTPN I dan IPB Sulap Tankos Sawit Jadi Helm hingga Rompi Antipeluru
Rocky Gerung Masuk Wantimpres: Alasan Gue Menolak Apa?
Berita ini 1,541 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:30 WIB

Dukungan Tembus 80,83 Persen, Berkas Pencalonan Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Diserahkan ke PWI Pusat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:35 WIB

PTPN I Raih Dua Trofi AHI 2026, Perkuat Komunikasi di Era Transformasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Momen Presiden Prabowo Sapa Sherly Tjoanda Disambut Riuh Tepuk Tangan: Pemilu Masih Lama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Prabowo Tekankan Penguatan TNI-Polri Hadapi Tantangan Keamanan Modern

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Prabowo Bertolak ke Halmahera Tengah, Luncurkan Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun

Berita Terbaru

Kadisdikbud Provinsi Lampung Thomas Amrico saat diwawancarai di kantornya, Selasa (3/11/2026).

BREAKING NEWS

Unggah Dokumentasi TKA ke Medsos, 8 Sekolah di Lampung Kena Tegur

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:48 WIB