Rebutan Burung Kicau, Sepupu Tewas

- Jurnalis

Selasa, 16 Februari 2021 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Grup Lampungcorner.com.

Ilustrasi Grup Lampungcorner.com.

LAMPUNGCORNER.COM, LAMPUNG BARATDua warga di Lampung Barat (Lambar) yang masih memiliki hubungan sepupu berduel. Salah satunya tewas. Penyebabnya hanya karena memperebutkan burung pikat.

Duel maut itu terjadi di Pekon Turgak, Kecamatan Belalau, Lampung Barat, pada Senin (15/2/2021) sore hari sekitar pukul 17.30 WIB.

Warga yang tewas bernama JBS (22). Sementara, tersangkanya bernama MAS (33).

Kapolsek Sekincau Lambar AKP Sukimanto mengatakan, peristiwa naas itu bermula pada pukul 11.00 WIB. JBS dan rekannya M (saksi) sepakat janjian untuk bersama-sama pergi menjerat burung.

Baca Juga :  Bappenas–PWI “Satu Perahu”, Perkuat Literasi dan Profesionalisme Media

”Sekitar pukul 16.00 WIB, M berangkat terlebih dahulu. Pada pukul 16.30 JBS menyusul dan bertemu di kebun kopi milik MAS,” ujar Sukimanto, Selasa (16/2/2021).

Kemudian, kata Sukimanto, sekitar pukul 17.30, MAS tiba di lokasi tempat JBS dan M memikat burung. Tiba-tiba MAS langsung mengambil burung pikat milik JBS.

”Keduanya sempat beradu mulut. Kemudian MAS beranjak pergi membawa burung pikat milik JBS,” jelasnya.

Tak terima, JBS mengejar MAS. Kala itu M sempat melarang karena MAS membawa golok. Namun JBS tidak menghiraukannya. Perkelahian antara JBS dan MAS pun terjadi.

Baca Juga :  Karang Taruna Pesawaran Siap Menghadirkan Motivator No. 1 Indonesia, Mr. Syafii Efendi

Nasib malang, JBS terluka parah di bagian dada hingga nyawanya tak tertolong dan tewas di tempat. Sementara lawan duelnya MAS melarikan diri.

Kasatreskrim Polres Lambar AKP Made Silpa Yudiawan membenarkan peristiwa tersebut.

”Kejadian Senin (15/2/2021) sore sekitar pukul 17.30. Korban meninggal dunia dan saat ini kami masih fokus mencari keberadaan pelaku,” singkat Made.(*)

 

EDITOR:REDAKSI

Berita Terkait

Saling Bantah di Balik Keracunan Siswa: SPPG Hajjah Lis Klaim Hoaks, Sekolah Ungkap Fakta Berbeda
Viral! Mahasiswa Unila Jadi Pemetik Curanmor
Peduli Bencana Banjir Sumatera, Brimob Lampung Bangun Sumur Air Bersih di Padang
GRANAT dan Ikhtiar Menyelamatkan Masa Depan Bangsa
Komitmen Cegah Penyalahgunaan Narkoba, DPD GRANAT Lampung Gelar Workshop dan Orientasi P4GN
Kebakaran Kios di Tubaba, Baznas dan Pemda Hadir Ringankan Beban Korban
ADD Tubaba 2026 Turun, DD Masih Menunggu Kepastian PMK
KemenPUPR Verifikasi Lahan Sekolah Rakyat di Tubaba, Anggaran Diperkirakan 200 Miliar
Berita ini 602 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:29 WIB

Saling Bantah di Balik Keracunan Siswa: SPPG Hajjah Lis Klaim Hoaks, Sekolah Ungkap Fakta Berbeda

Minggu, 11 Januari 2026 - 23:21 WIB

Viral! Mahasiswa Unila Jadi Pemetik Curanmor

Minggu, 11 Januari 2026 - 23:13 WIB

Peduli Bencana Banjir Sumatera, Brimob Lampung Bangun Sumur Air Bersih di Padang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:51 WIB

GRANAT dan Ikhtiar Menyelamatkan Masa Depan Bangsa

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:27 WIB

Komitmen Cegah Penyalahgunaan Narkoba, DPD GRANAT Lampung Gelar Workshop dan Orientasi P4GN

Berita Terbaru

Kepala Bagian Pengadaan Barjas Setdakab Lampura, Chandra Setiawan.

BREAKING NEWS

Barjas Bongkar Fakta, 24 Proyek Lampung Utara Tak Pernah Masuk Lelang

Selasa, 13 Jan 2026 - 15:09 WIB

Ini bukti surat palsu yang beredar.

BREAKING NEWS

BKPPD Lamtim Bongkar Surat Mutasi ASN Palsu, Sekolah Diminta Waspada!

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:47 WIB

Ribuan masyarakat desa penyangga TNWK saat unjuk rasa di depan Kantor Balai TNWK, Selasa (13/1/2026).

BREAKING NEWS

Dihantui Gajah Liar, Ribuan Warga Desa di Way Kambas Serbu Balai TNWK

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:13 WIB