Resmi! Gubernur Mirza Kukuhkan Dewan Pendidikan Provinsi Lampung Masa Bakti 2025-2030

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Dewan Pendidikan Provinsi Lampung menjadi mitra strategis dalam membangun pendidikan berkualitas guna mewujudkan mimpi anak-anak Lampung dan masa depan daerah.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza usai Pengukuhan Dewan Pendidikan Provinsi Lampung Masa Bakti 2025-2030 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Senin (13/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Mirza mengukuhkan Prof. Syafrimen sebagai Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Lampung periode 2025-2030 bersama 12 anggota lainnya.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa persoalan pendidikan di Lampung harus menjadi perhatian bersama dan diselesaikan secara kolaboratif oleh seluruh pihak.

“Persoalan pendidikan harus segera kita solusikan bersama-sama. Mengentaskan permasalahan ini menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi Lampung,” ujar Gubernur Mirza.

Menurutnya, Dewan Pendidikan memiliki peran penting dalam menjembatani pemerintah dengan kondisi nyata di lapangan, mulai dari sistem pendidikan, para siswa, kualitas guru, hingga keterlibatan orang tua dan lingkungan.

“Dewan Pendidikan menjembatani kami dalam memahami persoalan di lapangan, baik itu sistem pendidikan, murid, guru, orang tua, hingga kebutuhan dunia kerja, agar kebijakan yang diambil tepat sasaran,” katanya.

Baca Juga :  Seleksi Terbuka JPTP Lampura Masuk Tiga Besar, Nama dan Nilai Peserta Masih Dirahasiakan

Ia menambahkan, keberadaan Dewan Pendidikan diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan dunia usaha dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Saya berharap Dewan Pendidikan aktif memberikan rekomendasi, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mengawal implementasi kebijakan agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” lanjutnya.

Gubernur Mirza juga menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia dan menentukan daya saing daerah.

“Pendidikan adalah kunci utama dalam membangun manusia, bangsa, dan daerah. Dari sanalah kualitas SDM kita dibentuk,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa pendidikan tidak hanya menjadi kebutuhan anak, tetapi juga harapan besar orang tua dalam meningkatkan taraf hidup keluarga.

“Anak-anak harus pintar agar derajat orang tuanya meningkat. Harapan setiap orang tua, anaknya harus lebih baik dari dirinya,” ungkapnya.

Lebih jauh, Mirza menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar yang harus dipenuhi, karena kegagalan dalam pendidikan akan berdampak pada hilangnya harapan.

“Pendidikan adalah harapan dan doa orang tua. Ketika pendidikan gagal, harapan itu bisa hancur,” ujarnya.

Baca Juga :  Karhutla Kembali Melanda TNBBS di Pesisir Barat, Lebih dari 3 Hektare Terbakar

Pemerintah Provinsi Lampung, kata dia, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah.

“Kita ingin meski dengan keterbatasan, tetap bisa menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas. Jangan sampai ada anak putus sekolah di Lampung,” katanya.

Gubernur Mirza menitipkan masa depan pendidikan dan generasi muda Lampung kepada Dewan Pendidikan yang baru dikukuhkan.

“Saya titip masa depan anak-anak kita, masa depan pendidikan, dan masa depan Lampung kepada Dewan Pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Lampung Prof. Syafrimen menyatakan komitmennya untuk mendorong kebijakan pendidikan yang berbasis data dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Kami berkomitmen mendorong kebijakan berbasis data, meningkatkan kualitas guru, mempererat keterkaitan dunia pendidikan dengan dunia kerja, serta memastikan suara masyarakat hadir dalam setiap kebijakan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan berupaya memastikan pemerataan akses pendidikan hingga ke pelosok desa.

“Kami ingin memastikan setiap anak di Provinsi Lampung, hingga pelosok desa, memiliki kesempatan yang sama untuk mewujudkan mimpinya,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Wisuda ke-76 Jadi Momen Bersejarah, UBL Lahirkan Tujuh Doktor Manajemen Pertama
DPRD Lampura Gelar Paripurna Propemperda 2026/2027, Perkuat Kepastian Hukum
Afiqa Terbaik di Lomba Bertutur Lampura, Siap Harumkan Nama Daerah di Level Provinsi
Ela Siti Nuryamah: 227 Pesantren Jadi Pilar Pembangunan Lamtim
Desa Sungai Langka Jadi Desa Tapis, Perempuan Didorong Makin Berdaya
Kantongi 444 Dukungan, Wirahadikusumah Tunggu Verifikasi
Petakan Kompetensi 295 Pejabat, Lampura Bersiap Terapkan Manajemen Talenta
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:46 WIB

DPRD Lampura Gelar Paripurna Propemperda 2026/2027, Perkuat Kepastian Hukum

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Afiqa Terbaik di Lomba Bertutur Lampura, Siap Harumkan Nama Daerah di Level Provinsi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Ela Siti Nuryamah: 227 Pesantren Jadi Pilar Pembangunan Lamtim

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Desa Sungai Langka Jadi Desa Tapis, Perempuan Didorong Makin Berdaya

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Targetkan 700 BUMN Merugi Ditutup hingga Desember 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:28 WIB