Lampungcorner.com – Cara merawat alat makeup yang kurang tepat ternyata dapat berdampak serius bagi kesehatan kulit.
Jurnal Archives of Dermatological Research edisi 20 Mei 2026 mengungkap, kebiasaan buruk dalam penggunaan dan perawatan alat kosmetik meningkatkan risiko iritasi hingga infeksi kulit.
Penelitian tersebut menyoroti masih rendahnya kesadaran pengguna kosmetik terhadap praktik kebersihan.
Mulai dari jarang membersihkan kuas dan spons, hingga penggunaan produk yang sudah melewati masa kedaluwarsa.
Dalam studi yang melibatkan 803 mahasiswi, sebanyak 52,7 persen responden dilaporkan mengalami setidaknya satu efek samping akibat penggunaan kosmetik dalam 12 bulan terakhir. Keluhan yang paling sering muncul adalah iritasi kulit, disusul timbulnya jerawat.
Tak hanya itu, sekitar 40 persen responden masih menggunakan kosmetik kedaluwarsa. Sebagian besar juga tidak melakukan uji tempel (patch test) sebelum mencoba produk baru maupun berkonsultasi dengan tenaga profesional.
Peneliti juga menemukan bahwa kebiasaan jarang membersihkan alat makeup meningkatkan risiko kulit kering dan mengelupas. Sementara itu, kebiasaan tidur tanpa membersihkan makeup dikaitkan dengan pori-pori tersumbat, jerawat, hingga reaksi iritasi.
Para peneliti menegaskan pentingnya edukasi terkait penggunaan kosmetik yang aman. Membersihkan alat makeup secara rutin, tidak menggunakan produk kedaluwarsa, serta menghapus makeup sebelum tidur menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan kulit.
Kesadaran terhadap kebersihan dan cara penggunaan kosmetik yang tepat dinilai penting untuk mencegah risiko efek samping dalam jangka panjang. (*)
















