Sering Ngopi? Ternyata Bisa Bikin Otak Lebih Awet

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com – Kabar baik bagi penikmat kopi. Konsumsi kopi berkafein dalam jumlah sedang dikaitkan dengan proses penuaan otak yang lebih lambat serta penurunan risiko gangguan kognitif, termasuk demensia.

Temuan tersebut diulas dalam jurnal Nature edisi 9 Februari 2026. Analisis dilakukan terhadap berbagai penelitian berskala besar yang melibatkan lebih dari 130 ribu partisipan.

Selama ini, kopi dikenal sebagai minuman yang membantu meningkatkan fokus dan mengurangi rasa kantuk. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah wajar juga berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan otak.

Para peneliti menemukan, konsumsi sekitar dua hingga tiga cangkir kopi berkafein per hari dikaitkan dengan penurunan risiko penurunan fungsi kognitif dan penyakit neurodegeneratif, termasuk demensia.

Baca Juga :  Salad Ayam Panggang, Menu Diet Tinggi Protein yang Praktis Dibuat di Rumah

Manfaat tersebut diduga berasal dari kandungan senyawa bioaktif dalam kopi, seperti kafein dan polifenol. Senyawa ini berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel saraf dari stres oksidatif dan peradangan—dua faktor utama yang berkontribusi terhadap kerusakan otak seiring bertambahnya usia.

Selain itu, kopi juga mengandung ratusan senyawa alami lain yang berpotensi mendukung kesehatan pembuluh darah serta meningkatkan komunikasi antarsel saraf di otak.

Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa temuan ini masih bersifat asosiasi, bukan bukti sebab-akibat langsung. Artinya, kopi tidak bisa dianggap sebagai satu-satunya faktor pencegah demensia.

Baca Juga :  Jangan Asal Makan! Waktu Makan Ternyata Pengaruhi Kualitas Tidur

Faktor lain seperti pola makan sehat, aktivitas fisik, kualitas tidur, serta kondisi kesehatan secara umum tetap memegang peranan penting dalam menjaga fungsi otak.

Karena itu, konsumsi kopi dianjurkan tetap dalam batas wajar. Asupan kafein berlebihan dapat memicu efek samping seperti jantung berdebar, gangguan tidur, hingga kecemasan.

Kopi boleh jadi teman sehari-hari, tetapi bukan satu-satunya kunci menjaga kesehatan otak di usia lanjut. (*)

Berita Terkait

Jangan Asal Makan! Waktu Makan Ternyata Pengaruhi Kualitas Tidur
Tren Warna 2026 Bergeser, Netral Tetap Dominan, Aksen Cerah Makin Berani
Salad Ayam Panggang, Menu Diet Tinggi Protein yang Praktis Dibuat di Rumah
Jamaah Muslimin (Hizbullah) Tetapkan Idul Fitri Jatuh 20 Maret 2026
Ketua Dekranasda Lampung Komitmen Jadikan Warisan Budaya, Kekuatan Ekonomi Kreatif Berbasis Inovasi Modern
Kamis Beradat Mulai Diterapkan, Wagub Jihan: Bahasa Lampung Harus Jadi Kebiasaan
Lulus Graduasi Mandiri, Wagub Lampung Apresiasi 417 KPM PKH di Pringsewu
Aplikasi Bukan Sekadar Layanan, Kini Jadi Penggerak Niat Beli Konsumen
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:35 WIB

Sering Ngopi? Ternyata Bisa Bikin Otak Lebih Awet

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:23 WIB

Jangan Asal Makan! Waktu Makan Ternyata Pengaruhi Kualitas Tidur

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:45 WIB

Tren Warna 2026 Bergeser, Netral Tetap Dominan, Aksen Cerah Makin Berani

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:01 WIB

Salad Ayam Panggang, Menu Diet Tinggi Protein yang Praktis Dibuat di Rumah

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:43 WIB

Jamaah Muslimin (Hizbullah) Tetapkan Idul Fitri Jatuh 20 Maret 2026

Berita Terbaru

LIFESTYLE

Sering Ngopi? Ternyata Bisa Bikin Otak Lebih Awet

Sabtu, 18 Jul 2026 - 15:35 WIB

Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan

KESEHATAN

Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan

Sabtu, 18 Jul 2026 - 15:32 WIB

Info Parlemen

Setelah Pandangan Fraksi, DPRD Lampung Lanjutkan Paripurna Senin

Jumat, 17 Jul 2026 - 19:58 WIB