Tak Hanya Paru-paru, Polusi Juga Serang Kulit

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tak Hanya Paru-paru, Polusi Juga Serang Kulit

Tak Hanya Paru-paru, Polusi Juga Serang Kulit

Lampungcorner.com – Polusi udara tidak hanya berdampak pada kesehatan pernapasan, tetapi juga berkontribusi terhadap percepatan penuaan kulit.

Hal ini terungkap dalam jurnal Air Pollution and Skin Diseases: A Systematic Review of Epidemiological Studies yang dipublikasikan pada 27 Mei 2026.

Dalam tinjauan tersebut, peneliti menemukan bahwa paparan jangka panjang terhadap polutan seperti PM2.5, nitrogen dioksida (NO₂), ozon (O₃), serta senyawa hidrokarbon aromatik polisiklik (PAHs) berkaitan dengan meningkatnya risiko gangguan kulit, termasuk tanda-tanda penuaan dini.

Polutan memicu pembentukan radikal bebas atau reactive oxygen species (ROS) yang menyebabkan stres oksidatif pada kulit.

Baca Juga :  Kapolsek Kedondong Jalin Silaturahmi ke Ponpes Ibnu Muhtaram Tanjung Kerta Way Khilau

Kondisi ini mempercepat kerusakan kolagen dan elastin—dua protein penting yang menjaga kekencangan dan elastisitas kulit.

Akibatnya, garis halus, kerutan, flek hitam, serta kulit kusam dapat muncul lebih cepat dibandingkan proses penuaan alami.

Selain itu, polusi juga dapat melemahkan lapisan pelindung kulit (skin barrier). Saat fungsi ini terganggu, kulit lebih mudah kehilangan kelembapan, menjadi kering, sensitif, hingga rentan mengalami iritasi dan peradangan.

Peneliti juga mencatat, individu yang tinggal di wilayah dengan tingkat polusi tinggi memiliki risiko lebih besar mengalami hiperpigmentasi, eksim, jerawat, serta penyakit kulit kronis lainnya.

Baca Juga :  Kulit Sehat Bukan Cuma Skincare, Ini Kunci Lainnya

Meski demikian, faktor lain seperti paparan sinar ultraviolet, kebiasaan merokok, pola makan, dan gaya hidup tetap turut memengaruhi kondisi kulit secara keseluruhan.

Untuk meminimalkan dampak polusi, masyarakat disarankan membersihkan wajah setelah beraktivitas di luar ruangan, menggunakan tabir surya setiap hari, menjaga kelembapan kulit, serta memilih produk yang mengandung antioksidan seperti vitamin C, vitamin E, dan niacinamide.

Langkah tersebut dinilai dapat membantu melindungi kulit dari stres oksidatif akibat paparan polusi udara. (*)

Berita Terkait

Kapolsek Kedondong Jalin Silaturahmi ke Ponpes Ibnu Muhtaram Tanjung Kerta Way Khilau
Pistachio Makin Populer, Benarkah Baik untuk Kesehatan?
Lebih Kental dan Tinggi Protein, Ini Keunggulan Greek Yogurt
Madu Jadi Primadona Skincare, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Tak Cuma Soal Gula, Ini Faktor Lain Pemicu Diabetes yang Sering Diabaikan
Kulit Sehat Bukan Cuma Skincare, Ini Kunci Lainnya
Salah Merawat Alat Makeup Picu Risiko Iritasi dan Infeksi Kulit
Sering Ngopi? Ternyata Bisa Bikin Otak Lebih Awet
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kapolsek Kedondong Jalin Silaturahmi ke Ponpes Ibnu Muhtaram Tanjung Kerta Way Khilau

Senin, 27 Juli 2026 - 09:47 WIB

Pistachio Makin Populer, Benarkah Baik untuk Kesehatan?

Senin, 27 Juli 2026 - 09:43 WIB

Lebih Kental dan Tinggi Protein, Ini Keunggulan Greek Yogurt

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:07 WIB

Madu Jadi Primadona Skincare, Ini Kandungan dan Manfaatnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:03 WIB

Tak Cuma Soal Gula, Ini Faktor Lain Pemicu Diabetes yang Sering Diabaikan

Berita Terbaru

TULANGBAWANG BARAT

Ratusan Pelajar Tubaba Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Lomba Gerak Jalan

Kamis, 13 Agu 2026 - 15:21 WIB