Home / MESUJI / PEMERINTAHAN

Kamis, 17 Juni 2021 - 09:27 WIB

Saply TH: Pemerintah Wajib Melindungi Pekerja Migran Indonesia

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, MesujiBupati Mesuji Saply TH melaksanakan sosialiasi prosedur penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia.

Kegiatan yang digelar di Desa Adimulyo, Kecamatan Panca Jaya itu dihadiri Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Lampung dan jajaran, Sekretaris Daerah Mesuji, dan lain-lain, Rabu (16/6/2021).

Saply mengatakan, masalah Pekerja Migran Indonesia (PMI) erat kaitannya dengan Tenaga Kerja Indonesia (TKI), baik wanita atau pria yang bekerja di luar negeri.

addgoogle

Berdasarkan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, pemerintah wajib memberikan perlindungan terhadap hak-hak mereka di luar negeri.

“Perlindungan PMI yang dimaksud diberikan sebelum berangkat, saat bekerja, dan setelah pulang ke Indonesia,” ungkap Saply.

Pemerintah juga, lanjutnya, wajib menjamin pemenuhan hak PMI dalam aspek hukum, ekonomi, dan sosial.

“Kesadaran perangkat desa dan masyarakat juga terhadap prosedur penempatan PMI yang legal akan sangat membantu. PMI di Mesuji sendiri pada tahun 2018 sebanyak 333 orang, lalu 2019 ada 478 orang, dan di 2020 sebanyak 140 orang,” pungkas Saply. (*)

Red

add

Share :

285 views

Baca Juga

MESUJI

Sang Ayah Menangis, Anaknya Tewas Tenggelam di Sungai Tanjung Mas Mesuji

BANDAR LAMPUNG

Ketua DPRD Lampung Gelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila

PEMERINTAHAN

Panen Raya Buah Kelengkeng di Lamtim, Gubernur Lampung: Ini Mampu Meningkatkan Pendapatan Petani

BANDAR LAMPUNG

Wagub Nunik Ikuti Rapat Paripurna DPRD Lampung Lanjutan Pembicaraan Tingkat I

BANDAR LAMPUNG

Masa Jabatan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Berakhir Desember 2023

PEMERINTAHAN

Covid-19, DPRD Desak Pemkot Penuhi Hak Rakyat
Foto: Istimewa

PEMERINTAHAN

Bupati Pesawaran Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2021

BANDAR LAMPUNG

Perbaiki Drainase, Pemkot Bandarlampung Pasang Box Culvert Senilai Rp1,2 Miliar