Home / LAMPUNG UTARA

Jumat, 9 Juli 2021 - 13:50 WIB

Satgasus Lampura Keliling Bubarkan Kerumuman, dari Resepsi Hingga Tempat Karaoke

atgasus Lampura saat lakukan razia disalah satu kafe, Kamis malam. Foto: Isti

atgasus Lampura saat lakukan razia disalah satu kafe, Kamis malam. Foto: Isti

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Utara — Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Covid-19 Pemerintah Kabupaten Pemkab Lampung Utara (Pemkab Lampura) terus melakukan penyisiran kepada masyarakat, yang akan menggelar resepsi pernikahan dalam waktu dekat dan di tempat-tempat yang mengundang kerumunan, seperti tempat karaoke dan kafe, sejak Kamis (8/7/2021) malam.

Menurut Nozi Efialis selaku Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, pihaknya bersama tim satgasus terus memberi pengertian kepada masyarakat untuk menunda resepsi pernikahan sesuai aturan. Sebab menurutnya saat ini Lampura masih berada di zona merah.

Jika sudah diberi pengertian masih saja melanggar, terus Nozi, maka akan dibubarkan paksa.

addgoogle

“Kami langsung mendatangi rumah masyarakat yang akan mengadakan acara, dan tidak ada kebijaksanaan,” ungkapnya pada Jumat (9/7/2021).

Selain itu, tim juga mendatangi tempat-tempat yang memungkinkan terjadinya kerumunan, seperti kafe dan tempat karaoke. Tim melakukan sosialisasi batas waktu buka sampai pukul 20.00 WIB, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kafe dan tempat karaoke kami beri imbauan agar tidak melebihi batas waktu yang telah kita berikan,” tegasnya. (*)

Red

add

Share :

531 views

Baca Juga

LAMPUNG UTARA

Lampura Zona Merah, Budi: Masyarakat Gelar Hajatan Akan Dibubarkan!

LAMPUNG UTARA

Door! Pemain Judi Tewas Tertembak di Lampura

LAMPUNG UTARA

Peringati HUT Ke-20, DPC Demokrat Lampura Salurkan Bansos untuk Pasien Isoman

LAMPUNG UTARA

Siswi SMP di Lampura Jadi Korban Asusila Lapor ke Polisi

LAMPUNG UTARA

Dalduk KB Lampura Penyuluhan Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang

LAMPUNG UTARA

Sadis, Anak Tega Gorok Ibu Kandung

LAMPUNG UTARA

HUT ke-75 Lampura, Budi Utomo: Membangun Daerah Perlu Proses Panjang
Petugas PLN mencabut meteran listrik musala. FOTO: ISTIMEWA

LAMPUNG UTARA

PLN Putus Listrik Musala di Kotabumi, karena Menunggak 35 Bulan