Sekubal Khas Lampung: Wali Kota Eva Dwiana Terima Penghargaan MURI di Festival Masakan Tradisional

- Jurnalis

Minggu, 27 Juli 2025 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Pembuatan Makanan Khas Lampung Sekubal oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pemecahan rekor terbesar di dunia, Tugu Adipura, Minggu (27/07/2025).

Direktur Operasional MURI Yusuf Ngadri, yang memberikan secara langsung penghargaan tersebut kepada Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dalam kegiatan Festival Masakan Tradisional Lampung dan Jajanan Pasar di Bandar lampung.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas penghargaan ini, tentu rekor muri merupakan hadiah untuk seluruh warga masyarakat Kota Bandar Lampung,” kata Eva Dwiana

Ia menambahkan bahwa, penghargaan yang diberikan atas rekor sekubal sepanjang 25 meter dengan diameter 25 centimeter ini merupakan hasil kerja keras dari para pemangku kepentingan maupun masyarakat yang ada di Bandar Lampung.

Baca Juga :  Bupati Novriwan Jaya Dorong Batik Tubaba Jadi Identitas dan Penggerak Ekonomi Kreatif

Eva Dwiana mengharapkan tradisi pelestarian kearifan budaya lokal dan pemberian penghargaan MURI dapat mendukung majunya perekonomian di wilayah kota serta semakin memperkenalkan Ibu kota Provinsi Lampung ini ke tingkat dunia.

“Semoga hasil ini menjadi berkah, dan mohon doanya selalu, agar segala program visi misi yang akan dijalankan oleh pemerintah kota bisa berjalan dengan baik dan lancar,” tutup Eva Dwiana (Wali Kota Bandar Lampung).

Sekubal merupakan makanan khas daerah Lampung yang dijadikan hidangan istimewa untuk menyambut Lebaran. Masyarakat setempat biasanya menggunakan beras sebagai bahan utama untuk membuatnya, dan beras ketan sebagai alternatif.

Baca Juga :  Singkong Lampung Digenjot, DPRD Dorong Bibit Unggul

Pembuatan sekubal besar yang juga dilaksanakan untuk memperingati HUT ke-343 Kota Bandarlampung lebih dari sekadar mengejar rekor, karena makanan khas ini telah menjadi lambang gotong royong dan pelestarian budaya lokal.

Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan sukses, dihadiri oleh para perwakilan Forkopimda Kota Bandar Lampung, peserta festival makanan serta ribuan masyarakat yang antusias terhadap kegiatan pemecahan rekor tersebut. (*)

Berita Terkait

Raperda APBD-P 2026 Mulai Dibahas, Pendapatan Tubaba Diproyeksi Rp773,8 Miliar
Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting
Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat
Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan
Bupati Novriwan Jaya Dorong Batik Tubaba Jadi Identitas dan Penggerak Ekonomi Kreatif
Bimtek SIPD-RI, Pemkab Tubaba Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah Berbasis Digital
Bupati Novriwan Dorong Zakat dan KUR Super Mikro Jadi Penggerak Ekonomi Warga Tubaba
Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng
Berita ini 5,051 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Raperda APBD-P 2026 Mulai Dibahas, Pendapatan Tubaba Diproyeksi Rp773,8 Miliar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Bupati Novriwan Jaya Dorong Batik Tubaba Jadi Identitas dan Penggerak Ekonomi Kreatif

Berita Terbaru