LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pwmkab) Lampung Utara (Lampura) bersiap membuka seleksi terbuka untuk mengisi sejumlah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang hingga kini masih kosong. Proses lelang jabatan strategis ini dijadwalkan mulai bergulir pada Juni 2026.
Langkah tersebut menjadi sinyal keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat struktur birokrasi demi meningkatkan kinerja pelayanan publik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lampura, Hendri Dunant, mengungkapkan bahwa seluruh tahapan seleksi kini tengah dalam proses persiapan.
“Bulan enam kalau jadi kita mulai,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi, Sabtu (25/4/2026).
Ia menjelaskan, sedikitnya ada sembilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan diisi melalui mekanisme seleksi terbuka. Posisi-posisi tersebut dinilai memiliki peran vital dalam menggerakkan roda pemerintahan daerah.
Adapun jabatan yang akan dilelang meliputi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Inspektur, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMDT), Kepala BKPSDM, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA), Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Asisten II Setdakab Lampura.
Seleksi terbuka ini merupakan bagian dari penerapan sistem merit, yang bertujuan menjaring pejabat yang kompeten, profesional, dan berintegritas. Dengan mekanisme ini, diharapkan kualitas birokrasi semakin meningkat dan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih optimal.
Saat ini, sejumlah posisi tersebut masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Kondisi ini dinilai perlu segera dituntaskan melalui penetapan pejabat definitif agar program kerja OPD dapat berjalan lebih efektif dan terarah.
Masyarakat pun berharap proses seleksi berlangsung transparan, objektif, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Partisipasi publik dalam mengawal jalannya seleksi juga dinilai penting untuk memastikan proses tetap bersih dari intervensi.
Dengan dibukanya seleksi ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memenuhi persyaratan didorong untuk ambil bagian dan bersaing secara sehat demi mengisi posisi strategis di lingkungan Pemkab Lampura. (*)










