LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Pergerakan penumpang di Terminal Induk Rajabasa diperkirakan pada puncak arus mudik akan mencapai 1.000 orang.
Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran atau Rabu (28/4/2023).
Kepala Harian Terminal Rajabasa, Marsusi, mengatakan sampai H-5 Senin (17/4/2023), peningkatan penumpang sebesar 70 persen dibanding tahun lalu.
Ia memaparkan pada tahun lalu, kedatangan bus antar kota antar provinsi (AKAP) ke terminal hanya dua. Namun, tahun ini 15 unit atau naik 650 persen.
“Untuk penumpang AKAP yang datang tahun 2022 ada 51 orang dan tahun 2023 menjadi 419 orang. Jadi, ada kenaikan 721 persen,” ujarnya.
Marsusi melanjutkan, untuk bus AKAP yang berangkat dari terminal di 2022 ada 9 unit. Sedangkan, pada 2023 turun menjadi 8 unit.
“Untuk keberangkatan penumpang di 2022 ada 184 orang di 2023 sebanyak 206 orang, ada kenaikan 12 persen,” lanjutnya.
Sementara, untuk bus antar kota dalam provinsi (AKDP) pada tahun 2022 yang datang ke Terminal Rajabasa sebanyak 66 unit dan 2023 ada 71 unit.
“Untuk penumpang bus AKDP, kedatangan di tahun 2022 sebanyak 451 orang, di tahun 2023 ada 695 atau naik 8 persen,” jelasnya.
Untuk keberangkatan AKDP pada tahun 2022 sebanyak 72 unit dan tahun 2023 ada 73 unit.
“Untuk penumpangnya di 2022, sebanyak 448 orang dan di 2023 ada 609 orang, naik 35 persen,” tuturnya.
Ia menyampaikan berdasarkan data tersebut jumlah penumpang yang ada di Terminal Rajabasa mengalami peningkatan sebesar 70 persen. (*)
Red









