LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Jelang hari raya Idul Adha, Satuan Tugas (Satgas) ketahanan pangan kota Bandarlampung, melakukan sidak di beberapa lapak penjual hewan kurban yang berada di jalan Rasuna Said, Rabu (6/7/2022).
Kepala Dinas Pertanian Kota Bandarlampung Agustini mengatakan, ada tiga lapak yang ia tinjau, diantaranya lapak Pak Suardi, lapak Pak Kadir dan lapak Pak Supri.
“Alhamdulillah hewan kurbannya sehat semua, hanya satu tadi yang demam, tapi bukan gejala PMK,” katanya.
Agustini memastikan, semua hewan kurban yang di jual sudah memenuhi kriteria.
“Kita cek semua kesehatannya, gigi hewan dan juga umur. Semuanya aman dan tidak ada yang cacat,” katanya.
Dokter Hewan dinas pertanian kota Bandarlampung Khairunas Islami mengatakan, ada beberapa yang dicurigai belum cukup umur karena fisiknya kecil. Tetapi setelah diperiksa ternyata sudah mencukupi umur.
Kemudian ada hewan kambing yang ditemukan demam, pihaknya meminta untuk dipisahkan sementara untuk dikonservasi.
“Apabila gejalanya meningkat, kita minta untuk menghubungi kami agar diperiksa di laboratorium. Tapi sejauh ini masih gejala umum,” tandasnya.
Berikut rincian temuan Satgas Pangan di lapak hewan kurban jalan Rasuna said:
1. Lapak Pak Suardi
– Hewan berasal dari Tanjungan sekitar 1 bulan lalu sudah ada di Kota Bandarlampung
– Adanya hewan sapi yang memiliki gejala, tetapi tidak demam dan dinyatakan oleh dokter hewan sehat atau normal
– kenaikan harga hewan kurban di Lapak Pak Suardi sekitar 35 % dari hari biasanya.
2. Lapak Pak Kadir
– Hewan berasal dari Batu Suluh Kecamatan Panjang sekitar 1 bulan lalu sudah ada di lapak
– Hewan kambing sekitar 84 ekor
– Adanya hewan sapi yang memiliki gejala, tetapi tidak demam dan dinyatakan oleh dokter hewan sehat atau normal
– Terdapat hewan yang memiliki luka di area mulut hewan kambing, tetapi bukan PMK dikarenakan akibat benturan sesama hewan kurban dan terbentur oleh bambu penyangga
3. Lapak Pak Supri
– Hewan berasal dari Tegineneng sekitar 1 bulan lalu sudah ada di Kota Bandarlampung
– Adanya hewan kambing terkilir atau cacat fisik diakibatkan kecelakaan saat distribusi atau pengiriman
– Seluruh hewan di Lapak Pak Supri dinyatakan sehat oleh dokter hewan. (*)
Red















