LampungCorner.com, PESAWARAN – Dusun Kaliguha 2, Desa Pesawaran Indah, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, menyaksikan duka mendalam ketika rumah semi permanen milik Casminah (65), seorang janda tua, rata dengan tanah dilalap api. Kebakaran terjadi Jumat (30/5) malam, saat listrik padam dan cucu Casminah, Akila, menyalakan lilin di kamar. Sayangnya, lilin itu tertinggal menyala ketika ia keluar rumah dan api pun mengambil segalanya.
Saat pulang dari pengajian, Casminah hanya bisa menatap nanar sisa-sisa rumahnya yang terbakar. Warga sekitar bahu membahu memadamkan api dengan alat seadanya. Butuh waktu hingga pukul 12.00 WIB untuk menjinakkan si jago merah. Meski tak ada korban jiwa, kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
Menanggapi musibah tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat. Senin (2/6), bantuan tanggap darurat disalurkan langsung oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pesawaran, Mahadi, mewakili Kepala Pelaksana BPBD.
“Kami membawa bantuan logistik seperti air mineral, sembako, pakaian, selimut, matras, dan kebutuhan pokok lainnya. Ini bentuk kehadiran pemerintah dalam situasi darurat seperti ini,” ujar Mahadi.
Mahadi juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada, terutama saat terjadi pemadaman listrik, untuk tidak meninggalkan api menyala tanpa pengawasan.
Pemkab Pesawaran menegaskan komitmennya dalam membangun kesiapsiagaan bencana, mulai dari edukasi hingga peningkatan kapasitas darurat di tingkat desa dan kecamatan. (*)
Editor: Furkon Ari










