LAMPUNGCORNER.COM, Metro — Sejumlah honorer di Kota Metro berharap rencana penghapusan pegawai non-ASN di tahun 2023 dibatalkan.
Salah satunya disampaikan seorang tenaga honorer di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Alvin Berlian Putra, Rabu (8/6/2022).
Menurutnya, jika pemerintah ingin menghapuskan pegawai non-ASN cukup meniadakan tenaga honorer yang tidak aktif.
“Kalau yang aktif, ya harapannya jangan,” tuturnya.
Honorer di lingkungan Pemkot Metro lainnya, Suhendra, mengatakan hal sama. Ia merasa cemas jika penghapusan pegawai non-ASN dirinya kehilangan pekerjaan.
“Ya khawatir juga sih. Tapi, sejauh ini saya tetap bekerja seperti biasa,” singkatnya.
Diketahui, penghapusan pegawai non-ASN tertuang dalam Surat Edaran (SE) No: B/185/M.SM.02.03/2022, yang ditandatangani Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Tjahjo Kumolo, 31 Mei 2022.
Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Sutikno, menerangkan fakta di lapangan masih instansi yang kekurangan tenaga kerja.
“Di beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah), kepala seksi masih ada yang tidak memiliki staf. Kalau formasi yang masih banyak dibutuhkan itu tenaga kesehatan,” pungkasnya. (*)
Red









