TPHP Targetkan Perluasan Tebu dan Sawit, serta Peremajaan Karet pada 2026

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kadis TPHP Tubaba, Sarwo Haddy

Foto : Kadis TPHP Tubaba, Sarwo Haddy

LampungCorner.com,Tubaba— Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, menargetkan perluasan komoditas tebu dan kelapa sawit serta percepatan peremajaan tanaman karet pada 2026, menyusul capaian produksi perkebunan rakyat yang dinilai positif dan masih sangat menunjang perekonomian masyarakat sepanjang 2025.

Kepala Dinas TPHP Tubaba, Sarwo Haddy, didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Sayu, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi daerah untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung program nasional swasembada gula dan penguatan perkebunan rakyat.

“Capaian 2025 menjadi dasar kami untuk mendorong pengembangan yang lebih agresif pada 2026, khususnya pada komoditas tebu, sawit, dan karet,” ujar Sarwo saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).

Pada komoditas tebu, produksi sepanjang 2025 tercatat mencapai 102.746 ton dari luasan 521 hektare, dengan produktivitas 252.888 kilogram per hektare. Memasuki 2026, pemerintah daerah menargetkan perluasan areal tebu seluas 195 hektare, disertai bantuan benih, stimulan olah lahan dari pemerintah pusat, serta penguatan kemitraan dengan industri gula guna meningkatkan produksi dan menjaga kepastian harga di tingkat petani.

“Sementara itu, produksi kelapa sawit rakyat pada 2025 mencapai 4.242 ton dari total areal 5.070 hektare yang dikelola lebih dari 3.147 kepala keluarga petani. Untuk 2026, kami menargetkan perluasan sawit rakyat seluas 200 hektare, sekaligus mendorong optimalisasi bantuan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dengan penggunaan benih unggul bersertifikat guna meningkatkan produktivitas kebun, serta bantuan sarana prasarana berupa pupuk,” ungkapnya.

Di sisi lain, komoditas karet masih menghadapi tantangan serius meski dengan luas lahan yang masih cukup banyak. Sepanjang 2025, produksi karet Tubaba tercatat sebesar 10.407 ton dengan produktivitas 711 kilogram per hektare dari luasan 18.713 hektare.

“Jumlah luas lahan karet di Tubaba saat ini turun dari 33 ribu hektare pada 4 tahun lalu. Penurunan luas kebun karet ini akibat alih fungsi lahan, usia tanaman yang menua, serta fluktuasi harga menjadi persoalan utama yang dihadapi petani karet saat ini. Untuk mengatasi hal tersebut, pada 2026 TPHP menargetkan realisasi program peremajaan karet dengan usulan sekitar 1.000 hektare melalui bantuan bibit unggul dan peningkatan teknik budidaya. Program ini diharapkan mampu menahan laju penurunan areal karet sekaligus meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani,” paparnya.

Sarwo menegaskan, seluruh program pengembangan perkebunan di Kabupaten Tubaba disinergikan dengan dukungan pemerintah pusat, penguatan kelembagaan petani, serta keterlibatan dunia usaha dengan syarat-syarat dan ketentuan berlaku.

“Targetnya bukan hanya peningkatan produksi, tetapi juga keberlanjutan usaha tani dan kesejahteraan petani. Semua program bantuan dari pusat akan kita upayakan untuk membantu kesejahteraan dan peningkatan kualitas petani Tubaba,” pungkasnya. (Rian)

Berita Terkait

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan
Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah
Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu
Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali
Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan
Novriwan Jaya Buka Manasik Haji 1447 H, 148 CJH Dapat Pembekalan Terintegrasi
Baznas Tubaba Bantu Akomodasi Pengobatan Warga Bandar Dewa
Tersisa Dua Syarat, Pemkab Tubaba Segera Lengkapi Berkas Usulan Sekolah Rakyat
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:09 WIB

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:27 WIB

Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:18 WIB

Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:20 WIB

Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:34 WIB

Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan

Berita Terbaru