Trobosan Baru, Gusdurian Lampung Buka Kelas Penggerak Pemuda 20-30 Tahun

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Komunitas GUSDURian Lampung menggelar Kelas Penggerak GUSDURian sebagai ruang peningkatan kapasitas kepemimpinan bagi para penggerak komunitas di daerah.

Program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan peserta dalam membangun prototipe gerakan di komunitas masing-masing.

Koordinator Komunitas GUSDURian Lampung, Yogi Prazani, mengatakan kelas ini lahir dari kebutuhan merawat warisan pemikiran dan perjuangan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), khususnya di kalangan generasi muda.

Menurut Yogi, di tengah masyarakat yang semakin terpolarisasi serta menguatnya narasi intoleransi dan politik identitas, gagasan Gus Dur tentang Indonesia yang inklusif dan berkeadilan sosial menjadi semakin relevan.

“Kelas Penggerak GUSDURian tidak hanya ditujukan untuk menguatkan kapasitas penggerak yang sudah aktif, tetapi juga merekrut dan membekali calon penggerak baru yang memiliki nilai, minat, dan semangat yang sama,” ujar Yogi.

Baca Juga :  Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres

Ia menjelaskan, program ini secara khusus menyasar anak muda berusia 20–30 tahun, mulai dari mahasiswa, profesional muda, hingga aktivis.

Kelompok usia tersebut dinilai berada di garis depan perubahan sosial dan sedang berada dalam fase pembentukan identitas serta komitmen sosial.

“Dengan menyasar segmen ini, Kelas Penggerak GUSDURian bertujuan membangun kader kepemimpinan muda yang tidak hanya paham teori, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan keterampilan praktis untuk menggerakkan komunitas serta mempengaruhi publik,” tegasnya.

Secara kurikulum, Kelas Penggerak GUSDURian disusun dengan pendekatan holistik melalui tiga pilar utama. Pilar kepemimpinan menekankan nilai keteladanan dan visi inklusif ala Gus Dur.

Baca Juga :  Usai Diperiksa 11 Jam, Sekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Digiring ke Rutan Polda Lampung

Pilar pengelolaan komunitas membekali peserta dengan keterampilan praktis seperti manajemen gerakan, komunikasi publik, dan strategi gerakan.

Sementara pilar pendalaman nilai menitikberatkan pada pemikiran dan keteladanan Gus Dur, termasuk sembilan nilai utama Gus Dur, isu toleransi, demokrasi, penghormatan HAM, keadilan ekologi, serta pembelaan terhadap kelompok marginal.

Sebagai informasi, pendaftaran Kelas Penggerak GUSDURian Lampung dibuka mulai 15 hingga 31 Desember 2025.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan menghubungi Yogi Prazani melalui nomor 0821 8415 6309 atau akun Instagram @gusdurian.lpg. (*)

Berita Terkait

Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar
Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal
Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat
24 Pegawai Lamtim Terancam Sanksi Berat, Sekda: Dua Sudah Dipecat
Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi
Presiden PKS: Swasembada Pangan Harus Sejalan dengan Kesejahteraan Petani
Karhutla Way Kambas Mereda Usai Hujan, Gubernur Pastikan Satwa Aman
Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WIB

Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:02 WIB

24 Pegawai Lamtim Terancam Sanksi Berat, Sekda: Dua Sudah Dipecat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Disiplin ASN Lamtim Disorot, Sekda Tegaskan Sanksi Berjenjang

Senin, 2 Nov 2026 - 12:12 WIB