Tuba Panen Raya di 9.471 Ha Sawah dan Bagikan 1.500 Bibit

- Jurnalis

Kamis, 20 Mei 2021 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tulangbawang Winarti menghadiri panen raya padi ’inbrida impara’. FOTO: DISKOMINFO TUBA

Bupati Tulangbawang Winarti menghadiri panen raya padi ’inbrida impara’. FOTO: DISKOMINFO TUBA

LAMPUNGCORNER.COM, TulangbawangBupati Tulangbawang Winarti menghadiri panen raya padi ’inbrida impara’ di lahan cetak sawah 2016 dan optimalisasi lahan 2019, Rabu (19/5/2021).

Kegiatan ini sekaligus launching program Kartu Petani Berjaya (KPB) oleh gubernur yang diwakili Sekprov Lampung  Fachrizal Darminto.

Seperti dilansir dari rilislampung.id (group lampungcorner.com), dalam acara di Kecamatan Rawapitu Kampung Sumberagung itu juga dibagikan bibit hortikultura dan benih padi.

Menurut Winarti, Rawapitu merupakan salah satu lumbung padi di Provinsi Lampung. Luas sawah yang dipanen adalah 9.471 hektare (ha).

Baca Juga :  Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Bibit Hortikultura kepada Wanita tani dan kelompok Tani se-Tulangbawang sebanyak 1.500 bibit dari APBD Tuba 2021.

Benih padi itu untuk sawah seluas 11.141 ha. Sementara KPB diserahkan kepada 374 petani di Rawapitu dan Rawajitu Selatan.

Fachrizal menerangkan, Kementerian Pertanian RI telah menetapkan Provinsi Lampung sebagai lokomotif pertanian Indonesia.

Melalui KPB diharapkan petani mendapatkan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan sarana produksi dan akses pemodalan/pembiayaan.

Baca Juga :  Pisah Sambut Kepala Kemenhaj Lamtim, Sinergi Pelayanan Jemaah Jadi Prioritas

Termasuk pembinaan usaha dan teknologi, pemasaran hasil, penanganan pascapanen dan sebelum, asuransi dan jaminan sosial, dan pendidikan bagi anak petani yang berprestasi.

Sementara per Januari-April 2021 produksi sebesar 68.005 ton padi meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 24.801 ton.

Hal ini disebabkan meningkatnya luas panen dari 7.793 ha pada 2020 menjadi 21.370 ha di 2021. (*)

Red

Berita Terkait

Tak Sekadar Syiar Islam, MTQ ke-45 Lampura Hadirkan Pasar Murah dan Dongkrak Ekonomi Warga
Komisi V DPRD Lampung Tampung Keluhan Guru PPPK Soal Penugasan Jauh
Target Tanam Padi Lampura Naik Drastis, Kemarau dan Perbaikan Irigasi Jadi Tantangan
Lampung Berpeluang Jadi Pusat Hilirisasi Singkong, Kemenperin Siapkan Balai Diklat Industri
Pemprov Lampung Gandeng PTPN, Dorong Pengembangan Bioetanol
Singkong Lampung Digenjot, DPRD Dorong Bibit Unggul
Lamtim Resmi Terapkan Lokasi Pidana Kerja Sosial, Fokus pada Pembinaan Anak
Kemenperin Dorong Hilirisasi Singkong di Lamtim, UMKM Disiapkan Tembus Pasar Ekspor
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:17 WIB

Tak Sekadar Syiar Islam, MTQ ke-45 Lampura Hadirkan Pasar Murah dan Dongkrak Ekonomi Warga

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:46 WIB

Komisi V DPRD Lampung Tampung Keluhan Guru PPPK Soal Penugasan Jauh

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:45 WIB

Target Tanam Padi Lampura Naik Drastis, Kemarau dan Perbaikan Irigasi Jadi Tantangan

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:40 WIB

Lampung Berpeluang Jadi Pusat Hilirisasi Singkong, Kemenperin Siapkan Balai Diklat Industri

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:15 WIB

Pemprov Lampung Gandeng PTPN, Dorong Pengembangan Bioetanol

Berita Terbaru

Tak Hanya Paru-paru, Polusi Juga Serang Kulit

LIFESTYLE

Tak Hanya Paru-paru, Polusi Juga Serang Kulit

Minggu, 19 Jul 2026 - 18:07 WIB

LIFESTYLE

Kulit Sehat Bukan Cuma Skincare, Ini Kunci Lainnya

Minggu, 19 Jul 2026 - 18:04 WIB