Viral di Medsos! Guru di Pesawaran Nyaris Cekik Murid Saat Upacara, Kini Dinonaktifkan

- Jurnalis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, PESAWARAN – Sebuah video berdurasi 1 menit 30 detik mendadak viral di media sosial (Medsos). Rekaman itu memperlihatkan seorang guru perempuan di Kabupaten Pesawaran meluapkan emosi saat upacara bendera di sekolah dasar. Dalam video tersebut, sang guru tampak marah-marah, melontarkan ancaman kepada rekan sejawat, bahkan nyaris mencekik seorang siswa.

Aksi tak terpuji itu langsung dicegah oleh guru lainnya. Namun, suasana sempat ricuh dan menimbulkan kepanikan di kalangan para siswa yang menyaksikan kejadian tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pesawaran, Anca Martha Utama, melalui Plt. Sekretaris Pradana Utama membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kejadian itu terjadi pada 28 Juli 2025 di UPTD SD Negeri 9 Kedondong.

Baca Juga :  LSM KPK RI Lampung Resmi Lantik Pengurus DPC Pesawaran

“Guru tersebut memang sudah lama kami bina, bahkan sempat menunjukkan perubahan. Namun pada kejadian ini, tindakannya kembali mencoreng dunia pendidikan,” ungkap Pradana Utama, Minggu (24/8/2025).

Oknum guru Harmini, yang diketahui mengajar mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK), ternyata bukan pertama kali berulah. Sebelumnya, ia pernah kedapatan mengajar sambil merokok di kelas, masuk kantor dengan celana pendek, hingga melanggar etika berpakaian dinas.

Disdikbud Pesawaran pun tak tinggal diam. Pada 1 Agustus 2025, Harmini resmi dinonaktifkan sebagai guru. “Kami sudah melapor ke Inspektorat, bahkan ada indikasi gangguan psikologis dari yang bersangkutan. Kepala sekolah juga sudah membuat laporan ke Polsek karena adanya tindakan intimidasi terhadap siswa,” tambahnya.

Baca Juga :  Tokoh Adat Soroti Dampak Tambang PT Yudistira: Lingkungan Rusak, CSR Dinilai Nihil

Lebih lanjut, pihaknya kini menunggu hasil Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat. Selain itu, Disdikbud akan berkoordinasi dengan BKD untuk memastikan pembinaan tenaga pendidik dilakukan lebih ketat.

“Kami akan melakukan evaluasi mendalam agar kasus serupa tidak terulang. Guru seharusnya menjadi teladan, bukan sebaliknya. Ke depan, penguatan karakter dan kompetensi pengajar akan menjadi fokus kami,” tegas Pradana. (*)

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

LSM KPK RI Lampung Resmi Lantik Pengurus DPC Pesawaran
DPD Nasdem Pesawaran Gelar Pelatihan Konten Kreator, Upaya Tingkatkan Kreatifitas dan Inovasi Kader
Jumat Berkah! Gebrakan DPD Nasdem Pesawaran, Cukur Gratis dan Bersih Rumah Ibadah
80 Persen Sawah Rusak Diserang Tikus, DTPH Pesawaran Berikan Obat dan Siapkan Bantuan Benih Padi
DPLH Pesawaran Tegaskan Izin Lingkungan PT Yudistira Masih Berlaku
35 Hari Penuh Gotong Royong, Jembatan Garuda Akhirnya Hubungkan Harapan Warga Way Semah
SPPG Binong Way Layap Diresmikan, Libatkan UMKM hingga Petani Lokal
Tokoh Adat Soroti Dampak Tambang PT Yudistira: Lingkungan Rusak, CSR Dinilai Nihil
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:07 WIB

LSM KPK RI Lampung Resmi Lantik Pengurus DPC Pesawaran

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:20 WIB

DPD Nasdem Pesawaran Gelar Pelatihan Konten Kreator, Upaya Tingkatkan Kreatifitas dan Inovasi Kader

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:19 WIB

Jumat Berkah! Gebrakan DPD Nasdem Pesawaran, Cukur Gratis dan Bersih Rumah Ibadah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:04 WIB

80 Persen Sawah Rusak Diserang Tikus, DTPH Pesawaran Berikan Obat dan Siapkan Bantuan Benih Padi

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:15 WIB

DPLH Pesawaran Tegaskan Izin Lingkungan PT Yudistira Masih Berlaku

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Americo.
Foto: Farida Nurazizah

PENDIDIKAN

LPK Jadi Gerbang, 193 Lulusan Lampung Dibekali Skill ke Jepang

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:50 WIB