Wujudkan Cinta Budaya, PWI Lampung Gelar Diskusi Publik

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Wujudkan Pelestarian Budaya, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung Gelar Diskusi Bertajuk “Budaya Daerah sebagai Identitas Nasional”,  Ballroom Hotel Emersia, Senin (11/8/2025).

Diskusi tersebut dibuka secara langsung oleh Gubernur Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik, Ganjar Jationo.

Acara ini menghadirkan 3 Narasumber utama yang juga merupakan tokoh budaya Ansyori Dhausal, tokoh adat Mawardi Harirama, dan Ketua Dewan Kesenian Lampung Satria Bangsawan.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Lampung, Wirahadikusumah menyampaikan bahwa, saat ini ruang diskusi terkait kebudayaan daerah sangat minim.

Ia menambahkan bahwa terjadi kurangnya perhatian khusus, padahal PWI telah lama memberi perhatian pada sektor ini, termasuk melalui Anugerah Kebudayaan yang rutin digelar pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN).

Baca Juga :  Bareskrim Buka Peluang Usut Perusahaan Besar dalam Kasus Karhutla

“Kebudayaan adalah identitas Indonesia. Kepala daerah bersama insan pers punya peran strategis memajukannya,” ungkap Wirahadikusumah

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa, diskusi ini diharapkan dapat menjadi ruang kolaboratif bagi wartawan, seniman, akademisi, hingga masyarakat umum untuk menyumbangkan ide dan solusi konkret dalam memajukan kebudayaan, khususnya budaya Lampung.

“Saya berkeinginan budaya kita tampil kuat, tidak hanya di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga mampu berbicara di forum internasional,” tutup Wirahadikusumah (Ketua PWI Lampung)

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, mewakili Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan bahwa kebudayaan daerah merupakan jantung identitas nasional.

Ia juga menyampaikan bahwa, di tengah derasnya arus informasi dan kemajuan teknologi, nilai, bahasa, dan tradisi lokal perlu dijaga kesinambungannya.

Baca Juga :  Jumat Berkah! Gebrakan DPD Nasdem Pesawaran, Cukur Gratis dan Bersih Rumah Ibadah

“Diskusi ini bukan sekadar ajang seremonial, tetapi menjadi momen penting untuk mengingatkan kita semua bahwa kebudayaan adalah sumber daya strategis dalam membentuk bangsa yang berdaya saing dan berkarakter,” ungkap Ganjar Jationo

Ia menambahkan bahwa alat efektif untuk melestarikan budaya dapat dilakukan juga melalui Media massa dan media sosial, punya peran penting dalam pelestarian budaya.

“Pemerintah Provinsi Lampung menempatkan kebudayaan sebagai pilar utama pembangunan daerah. Mulai dari pelestarian cagar budaya, penguatan bahasa dan seni daerah, pengembangan museum dan festival, hingga ekonomi kreatif berbasis budaya,” tutup Ganjar Jationo (Kadis Kominfotik Lampung). (*)

Berita Terkait

Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau hingga Pematang Sawa Tanggamus
Bareskrim Buka Peluang Usut Perusahaan Besar dalam Kasus Karhutla
HPN 2027 di Lampung: Sejarah Dijaga, Kolaborasi Dibuka
Bank Lampung Siap Kolaborasi Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
Prabowo Ungkap Rencana Tutup 700 BUMN, Target Hemat Rp100 Triliun
Prabowo di Penutupan Muktamar NU: Pemerintah Butuh Stabilitas, Ketenangan
Pukul Kentongan, Prabowo Resmi Tutup Muktamar Ke-35 NU
Tuan Rumah Porwanas XV 2027, PWI Lampung Bidik 5-7 Emas dari Lomba Karya Jurnalistik
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:50 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau hingga Pematang Sawa Tanggamus

Sabtu, 5 September 2026 - 10:30 WIB

Bareskrim Buka Peluang Usut Perusahaan Besar dalam Kasus Karhutla

Rabu, 2 September 2026 - 20:22 WIB

HPN 2027 di Lampung: Sejarah Dijaga, Kolaborasi Dibuka

Rabu, 2 September 2026 - 17:08 WIB

Bank Lampung Siap Kolaborasi Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WIB

Prabowo Ungkap Rencana Tutup 700 BUMN, Target Hemat Rp100 Triliun

Berita Terbaru