180 Ribu Vaksin COVID-19 di Jabar Nyaris Expired

- Jurnalis

Senin, 3 Januari 2022 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNGCORNER.COM, Jawa Barat – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bakaln tancap gas untuk melakukan vaksinasi kepada kelompok anak berusia 6-11 tahun. Sebab, sekitar 180 ribuan dosis vaksin akan memasuki masa kadaluwarsa pada akhir bulan ini.”Di semua provinsi ada (vaksin) yang nyaris kadaluwarsa, rata-rata Astrazeneca dan Pfizer. Jabar tidak sebanyak provinsi lain yang ada hingga empat ratus ribu sekian, kita hanya 180 ribu,” ujar Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (3/1/2022).

“Keputusannya, sambil percepat vaksinasi bagi usia 6-11 tahun sebagai objek baru,” ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu melanjutkan.

Baca Juga :  Prabowo: Negara Harus Mudahkan Rakyat, Bukan Mempersulit

Pilihan lainnya, adalah dengan memberikan vaksin booster terhadap garda terdepan penanganan COVID-19, seperti tenaga kesehatan dan TNI-Polri. Ia pun memastikan vaksin booster pertama di Jabar itu akan diberikan kepada garda terdepan penanganan COVID-19 secara langsung.

“Jadi tidak ada untuk pejabat, kepala daerah, anggota dewan itu tidak ada, saya tegaskan. Tapi tetap fokus pada anak 6-11 tahun, tapi jika kepepet itu waktu kadaluarsa tanggal 18 Januari hingga 30 Januari 2022. Sehingga sekarang 180 ribu itu,” ujarnya.

“Dan kecepatan Jabar 150-200 ribu per hari saya optimis Insya Allah tidak ada barang kadaluarsa terjadi dengan strategi ini dan pak Luhut sudah beri izin,” katanya.

Baca Juga :  Prabowo Resmikan B50, Target Kurangi Impor BBM

Ia melaporkan saat ini, tingkat vaksinasi di Jabar telah mencapai 77 persen atau melebihi target yang diberikan pemerintah pusat pada akhir tahun lalu yang berada di angka 70 persen.

“Vaksin kita hari ini sudah 77 persen, alhamdulillah melebihi target. Akhir tahun pemerintah pusat kan target 70 persen kita sudah 76 persen, dan kita naik lagi,” ujar Kang Emil. (*)

 

Red

Berita Terkait

DPR Setujui 11 Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc MA
Prabowo Targetkan 30 Ribu Kopdes Merah Putih Beroperasi Akhir 2026
Prabowo: Negara Harus Mudahkan Rakyat, Bukan Mempersulit
Prabowo Yakin Ekonomi RI Tembus 6 Persen di Akhir 2026
Bangga Lampung Jadi Tuan Rumah, Ruby Chairani Siap Hadiri Kick-Off HPN dan Porwanas 2027
HPN dan Porwanas 2027 di Lampung Dapat Dukungan Penuh dari Putri Zulhas
Hotman Paris Minta Maaf ke PWI dan Organisasi Wartawan Lainnya
DPD Nasdem Pesawaran Gelar Pelatihan Konten Kreator, Upaya Tingkatkan Kreatifitas dan Inovasi Kader
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:37 WIB

DPR Setujui 11 Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc MA

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Prabowo Targetkan 30 Ribu Kopdes Merah Putih Beroperasi Akhir 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Prabowo: Negara Harus Mudahkan Rakyat, Bukan Mempersulit

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Prabowo Yakin Ekonomi RI Tembus 6 Persen di Akhir 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:06 WIB

Bangga Lampung Jadi Tuan Rumah, Ruby Chairani Siap Hadiri Kick-Off HPN dan Porwanas 2027

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Prabowo Resmikan Program PLTS 100 GWp, Target Rampung Dua Tahun

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:28 WIB

BREAKING NEWS

Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:11 WIB

BREAKING NEWS

Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan

Selasa, 25 Agu 2026 - 18:36 WIB