LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Setiap tanggal 5 Desember, dunia memperingati International Volunteer Day (IVD) atau Hari Relawan Internasional, sebagai bentuk penghormatan terhadap jutaan relawan yang telah mendedikasikan tenaga, waktu, dan kepedulian mereka bagi sesama.
Dikutip dari situs resmi un.org, peringatan ini pertama kali ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1985. Sejak saat itu, Hari Relawan Internasional menjadi momentum penting untuk menyoroti peran vital relawan dalam menjawab berbagai persoalan sosial, lingkungan, hingga kemanusiaan di seluruh penjuru dunia.
Lebih dari sekadar seremoni, peringatan ini juga menegaskan pentingnya inisiatif masyarakat serta semangat kolaborasi dalam menyelesaikan beragam tantangan, baik di tingkat komunitas, nasional, maupun global.
Para relawan terlibat dalam berbagai aktivitas, mulai dari aksi langsung di lapangan hingga kontribusi melalui platform daring. Mereka dikenal tangguh, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan dengan kreativitas, empati, serta ketekunan yang luar biasa.
Menjadi relawan bukanlah soal usia, jenis kelamin, latar belakang, atau kemampuan. Setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk terlibat. Keinginan untuk membantu dan memberi dampak positif menjadi kekuatan yang menyatukan para relawan di seluruh dunia.
Melalui aksi nyata, para relawan sukses menginspirasi banyak orang dan mendorong lahirnya perubahan. Mereka membuktikan bahwa kepedulian bisa dimulai dari langkah-langkah sederhana.
Di tengah berbagai tantangan global, kehadiran relawan menjadi harapan bahwa dunia dapat menjadi tempat yang lebih baik melalui aksi dan kepedulian bersama. (*)
Laporan: Budi Sudewo
Editor: Furkon Ari









