5 Tanda Kamu Siap untuk Menikah Muda

- Jurnalis

Selasa, 8 Maret 2022 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ofhw5mbtndcqvcasyxtr

ofhw5mbtndcqvcasyxtr

LAMPUNGCORNER.COM, Baru-baru ini Ustaz Yusuf Mansur mengungkapkan keinginannya agar anak sulungnya, Wirda Salamah Ulya atau yang dikenal Wirda Mansur, untuk menikah di usia muda. Pernyataan Ustaz Yusuf Mansur itu pun mendapat beragam tanggapan, baik yang setuju ataupun tidak.

Perihal menikah di usia muda memang sering kali menjadi sebuah perdebatan, baik di antara keluarga atau pun para netizen. Tapi, sebenarnya enggak ada usia terbaik untuk menikah yang berlaku.

Bukan hanya itu, menikah di usia muda sering dianggap terlalu berisiko dan banyak sekali tantangannya. Sehingga, para pasangan yang memutuskan untuk menikah muda harus siap baik dari segi fisik maupun psikologis.

Dilansir Mindbodygreen, ada beberapa tanda yang memperlihatkan kalau kamu siap untuk menikah di usia muda.

Kamu paham perbedaan antara cinta sejati dan tergila-gila

Ketika kamu sedang tergila-gila, kamu berharap untuk dapat merasakan cinta sepanjang waktu. Kamu berharap kalau pasanganmu adalah sosok yang sempurna dan mengharapkan perasaan jatuh cinta yang dapat bertahan selamanya.

Ingat, ini bukanlah kenyataan. Jika kamu berada di fase ini, kamu belum siap untuk menikah.

Baca Juga :  Infrastuktur Lampung Menurun, Data Tunjukan 51% Jalan Kabupaten/Kota Butuh Perbaikan

Kamu siap untuk berduka mengakhiri masa lajang

Ketika kamu siap untuk menikah, kamu sudah siap untuk menutup kemungkinan orang lain masuk ke hubunganmu. Kamu telah mengerti arti dari berkomitmen ke satu orang seumur hidup.

Untuk orang di usia berapa pun, berkomitmen adalah hal yang cukup sulit. Tapi, juga butuh perhatian khusus jika kamu belum punya banyak pengalamaan di dunia kencan.

Tanda kalau kamu siap untuk menikah adalah kamu mampu meluangkan waktumu untuk mengakui dan berduka kalau kamu harus mengucapkan selamat tinggal di suatu tahap kehidupan.

Alasanmu menikah bukan karena untuk merasa aman, berhasil, atau bebas

Kamu paham kalau bukan tugas pasanganmu untuk memenuhi segala keinginanmu, melengkapi, atau bahkan menyelematkanmu. Jika kamu menikah dengan harapan bahwa pernikahan akan menyelesaikan masalahmu, yang terbaik adalah menunggu dan tangani masalahmu sendiri terlebih dahulu.

Selain itu, kalau kamu menikah untuk menjauh dari orang tua atau untuk melewati batasan agama, lebih baik jangan menikah. Pernikahan bukanlah jalan keluar. Itu adalah komitmen terbesar yang akan kamu buat selain memiliki anak.

Baca Juga :  Peran Strategis GRANAT Provinsi Lampung, Program P4GN Fokus Memutus Rantai Narkoba

Pernikahan yang sehat mensyaratkan dua orang yang sehat dan utuh berkumpul untuk belajar dan menumbuhkan kapasitas untuk memberi dan menerima cinta. Sebelum menikah, pastikan juga kalau kamu merasa utuh dan lengkap, dengan atau pun tanpa pasangan.

Punya cara yang sehat untuk menangani konflik

Kamu dan pasanganmu dapat dengan mudah membicarakan topik yang sulit. Kalian mungkin akan bertengkar sesekali dan itu normal. Jadi, kamu harus bisa selalu menghormati satu sama lain sehingga dapat mencapai kompromi yang sehat. Kurangnya komunikasi bisa mengikis hubungan dari waktu ke waktu enggak peduli seberapa besar cinta yang kamu rasakan.

Kamu selaras dalam nilai-nilai inti

Kalian enggak harus menikmati hobi atau pun minat yang sama untuk punya pernikahan yang sehat. Tapi, kamu harus berada di halaman yang sama tentang agama, punya anak, uang, dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Kamu bahkan enggak harus menganut agama yang sama atau punya lifestyle yang sama. Tapi, kamu perlu tahu bagaimana kamu akan menangani masalah-masalah di masa depan tentang nilai-nilai penting ini.

 

Red

Berita Terkait

Peran Strategis GRANAT Provinsi Lampung, Program P4GN Fokus Memutus Rantai Narkoba
Infrastuktur Lampung Menurun, Data Tunjukan 51% Jalan Kabupaten/Kota Butuh Perbaikan
Momentum Bulan Suci Ramadhan, Merawat Silaturahmi Menuju Indonesia Bersinar
Hari Patriotik, Jejak Sejarah yang Menuntun Semangat Kebangsaan Hari Ini
Profil Arnando Ferdiansyah, Kader Muda Golkar yang Menguat di Bursa Ketua DPD II Lampung Utara
Kapan Hari Juang Kartika dan Apa Maknanya? Berikut Penjelasannya!
Mahasiswa FISIP Unila Mendesak Pemerintah Pusat Segera Menetapkan Status Bencana Nasional di Sumatera
Polda Lampung Teken Fakta Integritas: Dorong Reformasi Polri dan Akhiri Kriminalisasi Aspirasi
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:58 WIB

Peran Strategis GRANAT Provinsi Lampung, Program P4GN Fokus Memutus Rantai Narkoba

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:37 WIB

Infrastuktur Lampung Menurun, Data Tunjukan 51% Jalan Kabupaten/Kota Butuh Perbaikan

Minggu, 22 Februari 2026 - 22:34 WIB

Momentum Bulan Suci Ramadhan, Merawat Silaturahmi Menuju Indonesia Bersinar

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:21 WIB

Hari Patriotik, Jejak Sejarah yang Menuntun Semangat Kebangsaan Hari Ini

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:32 WIB

Profil Arnando Ferdiansyah, Kader Muda Golkar yang Menguat di Bursa Ketua DPD II Lampung Utara

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:21 WIB

BANDAR LAMPUNG

Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:13 WIB