LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Sebanyak tiga daerah mewakili Kota Bandarlampung dalam ajang penilaian desa wisata terbaik tingkat nasional.
Masing-masing Pulau Pasaran Kecamatan Telukbetung Timur; Desa Sumberagung, Kemiling; dan Batu Putuk, Telukbetung Utara.
Perwakilan warga Pulau Pasaran, Toto Heriyanto, mengungkapkan dua pekan lalu dirinya dipanggil oleh Dinas Pariwisata Bandarlampung.
Tujuannya untuk membahas ajang desa wisata tingkat nasional, di mana Pulau Pasaran menjadi salah yang mewakili Bandarlampung.
“Setelah itu saya langsung berkoordinasi dengan lurah untuk mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan sesuai kriteria dalam penilaian,” ujarnya, Selasa (8/2/2022).
Dia juga berkoordinasi dengan semua pelaku usaha di Pulau Pasaran karena penilaian mulai kebersihan, homestay, UMKM, mangrove, wisata pemancingan, dan sanitasi.
“Tujuannya agar lebih maksimal dalam mengikuti lomba desa wisata,” kata dia.
Namun, lanjut Toto, masih ada beberapa hal yang menjadi PR seperti sanitasi dan toilet yang belum maksimal.
“Kalau kuliner dan homestay, insyallah kita sudah siap,” terus dia.
Jembatan yang merupakan akses jalan ke Pulau Pasaran juga masuk kriteria penilaian. Namun hingga saat ini masih diperbaiki.
“Tapi infonya akan dibuat jalur yang bisa dilalui mobil. Mudah-mudahan bisa terealisasi,” ungkapnya.
Toto juga mengatakan, dalam penilaian desat wisata nanti, pihaknya lebih menonjolkan UMKM. Sebab, Pulau Pasaran merupakan salah satu desa sentra pengolahan ikan laut.
“Itu yang menjadi salah satu unggulan, juga pemancingan di laut dengan menyediakan kapal laut,” ujarnya.
Untuk target, Toto mengaku yang paling utama ikut terlebih dahulu dalam kegiatan ini. Persoalan menang atau tidak ia tidak terlalu memikirkan.
“Intinya Bandarlampung belum pernah masuk 50 besar. Itu target kita. Mulai penilaian April, jadi persiapan mulai bulan ini,” tandasnya. (*)
Red









