Kabid Mutasi Diduga Otak Penganiayaan Lulusan IPDN, Ini Tanggapan Kepala BKD Lampung

- Jurnalis

Rabu, 9 Agustus 2023 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Lampung, Meiry Harikasari saat diwawanara awak media. Foto : Tampan

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Lampung, Meiry Harikasari saat diwawanara awak media. Foto : Tampan

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Kabid Pengadaan dan Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung Deny Rolind Zabara diduga menjadi otak dugaan penganiayaan lulusan IPDN di OPD tersebut.

Menurut keluarga dari salah satu korban bernama Farhan, Deny yang pertama kali melakukan pemukulan kemudian menyuruh anak buahnya untuk ikut menghajar para ‘anak magang’ tersebut.

Terkait kasus ini, Kepala BKD Lampung, Meiry Harikasari mengatakan proses hukum diserahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian. BKD Lampung juga akan menindaklanjuti dugaan kekerasan tersebut.

“Kita mempelajari juga. Pada prinsipnya itu (kekerasan) dilakukan tidak sesuai aturan. Apapun hasilnya nanti akan kita tindaklanjuti,” kata Meiry kepada awak media di Kantor BKD Lampung, Rabu (9/8/2023).

Baca Juga :  HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Tekankan Peran Purnawirawan Jaga Kondusivitas

Untuk sanksi yang akan dikenakan terhadap para terduga pelaku kekerasan, Meiry menyebut belum bisa memastikan. Karena proses hukumnya masih berjalan di kepolisian.

“Kalau untuk itu lihat nanti, kan kita belum sampai ke situ. Kita dulu nanti kasusnya seperti apa dan indikasinya seperti apa. Sesuaikan dengan peraturan undang undang yang berlaku,” ujarnya.

“Kan tadi kita belum sempat ketemu sama teman-teman Polres tapi kita akan lihat proses hukumnya, kalau dia (Deny) iya dia kabid di sini,” jelas Meiry.

Baca Juga :  PLN Lampung Perluas SPKLU, Fast Charging hingga Ultra Fast Mulai Tersedia

Sementara Plh Kadiskominfo Lampung, Achmad Saefullah mengatakan masih menunggu proses hukum dari polisi sembari melakukan pemeriksaan juga di Inspektorat Provinsi Lampung.

“Kita menghormati proses hukum yang berlaku, jadi kita tidak bisa mengklaim benar atau tidaknya. Kita tidak akan menutup-nutupi. Tapi karena ini adalah ASN, apapun juga pihak dari APIP Aparat pengawasan Intern Pemerintah itu akan melakukan pemeriksaan kepada semua yang terlibat,” tandasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa
Persiapan Lomba Pingpong di SKB Berujung Dugaan Penganiayaan, Korban Lapor Polisi
Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat
PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah
Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027
Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027
Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027
Target Enam Emas, PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke Porwanas 2027
Berita ini 292 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Persiapan Lomba Pingpong di SKB Berujung Dugaan Penganiayaan, Korban Lapor Polisi

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:51 WIB

PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa

Kamis, 20 Agu 2026 - 19:08 WIB

BREAKING NEWS

Susul Dua Pendaftar, Prof. Asep Sukohar Resmi Daftar Pilrek Unila

Kamis, 20 Agu 2026 - 13:29 WIB