Disnakkeswan Tubaba Akan Bagikan Ribuan Ternak Unggas ke Warga

- Jurnalis

Rabu, 31 Januari 2024 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disnakkeswan Kabupaten Tubaba, Nazaruddin. Foto Rian

Kepala Disnakkeswan Kabupaten Tubaba, Nazaruddin. Foto Rian

LampungCorner.com, TUBABA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba), melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) akan memberikan bantuan ternak unggas kepada warga.

Kepala Disnakkeswan Kabupaten Tubaba Nazaruddin mengatakan, bantuan ternak unggas itu berupa 2.000 ekor ayam kampung betina yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.

“Bantuan itu masuk pada program penyediaan dan pengembangan sarana pertanian berupa kegiatan pengendalian penyediaan benih/bibit ternak dan hijauan pakan ternak, yang rencana realisasinya akan dilakukan pada triwulan kedua atau ketiga tahun 2024 ini,” kata Nazarudin saat dikonfirmasi Lampung Corner di ruang kerjanya, Rabu (31/01/2024).

Menurutnya, program bantuan itu akan disalurkan kepada kelompok masyarakat ternak di 10 Tiyuh (Desa) yang tergolong paling banyak berisiko stunting. Masing-masing Tiyuh atau kelompok mendapatkan 200 ekor ayam.

Baca Juga :  Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah

“Jadi masyarakat yang kita pilih sebagai penerima bantuan akan membentuk suatu kelompok. Ayam-ayam yang diberikan itu bisa dikelola di satu titik atau terpisah di masing-masing tempat anggota kelompok masyarakat tersebut,” jelasnya.

Nazaruddin menjelaskan, adapun anggaran yang dikeluarkan untuk membeli bantuan ternak unggas mencapai Rp.117 juta. Karena harga satuan per ekor ayam dihitung sebesar Rp.58.500, dan akan dibeli melalui pihak ketiga.

“Setelah bantuan dibagikan, maka selanjutnya kita akan melakukan bimbingan teknis (Bimtek) dengan jumlah peserta 70 orang yang terdiri dari pengurus kelompok masyarakat yang menerima bantuan ayam itu, guna memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat agar dapat mengelola bantuan yang diberikan dengan baik dan benar, mulai dari pakannya, kandang, dan lain-lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

Lanjut Nazarudin, berdasar rapat dengan pimpinan dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta saran dari pihak DPRD, pemberian bantuan ternak unggas berupa ayam kampung betina dipilih karena dinilai lebih mudah dari segi pemeliharaannya, serta mampu menghasilkan sumber protein hewani yang tinggi baik telur maupun dagingnya. Sehingga mempercepat pengentasan stunting.

“Selain untuk mengatasi stunting atau kurang gizi terhadap masyarakat di wilayah Kabupaten Tubaba, diharapkan dengan bantuan ayam kampung itu juga mampu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat itu sendiri,” pungkasnya. (*)

Laporan: Rian
Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan
Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah
Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu
Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali
Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan
Novriwan Jaya Buka Manasik Haji 1447 H, 148 CJH Dapat Pembekalan Terintegrasi
Baznas Tubaba Bantu Akomodasi Pengobatan Warga Bandar Dewa
Tersisa Dua Syarat, Pemkab Tubaba Segera Lengkapi Berkas Usulan Sekolah Rakyat
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:09 WIB

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:27 WIB

Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:18 WIB

Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:20 WIB

Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:34 WIB

Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan

Berita Terbaru