Belum Aman Covid-19, IDAI Lampung Minta Pemerintah Tak Paksakan KBM Tatap Muka

- Jurnalis

Kamis, 24 Juni 2021 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kalbi Rikardo Rilislampung.id (group lampungcorner.com)

Ilustrasi Kalbi Rikardo Rilislampung.id (group lampungcorner.com)

LAMPUNGCORNER.COM – Angka positif covid-19 di Provinsi Lampung yang setiap hari terus bertambah menjadi perhatian serius Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Provinsi Lampung. Apalagi terkait wacana pemberlakuan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka menjelang tahun ajaran baru.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung per 23 Juni 2021, terjadi kenaikan kasus covid-19 sebanyak 142 orang. Sehingga total positif covid-19 di Lampung mencapai 20.534 orang. Sementara angka kesembuhan mencapai 18.171 orang dan kematian 1.134 orang.

Baca Juga :  Pesantren Kilat dan Doa Bersama Warnai Ramadan di SDN 3 Punduh Pedada

Melihat kondisi yang dirasa belum kondusif itu dan Lampung belum aman covid-19, IDAI Lampung menyarankan pemerintah provinsi maupun daerah tidak memaksakan untuk melakukan KBM tatap muka di sekolah pada masa pandemi.

Apalagi, hingga kini hampir seluruh kabupaten/kota di Lampung masuk dalam zona oranye. Hanya Waykanan yang berada dalam zona kuning, bahkan Kota Metro masih masuk zona merah.

“Saya minta sekolah atau pemerintah tidak memaksakan sekolah tatap muka, melihat situasi covid-19 masih meningkat,” ungkap Ketua IDAI Lampung dr Murdoyo Rahmanoe SpA, dilansir dari rilislampung.id (group lampungcorner.com), Kamis (24/6/2021).

Baca Juga :  Semarak Ramadan, MIN 1 Pesawaran Gelar 10 Rangkaian Kegiatan Islami

Ia menegaskan kondisi pandemi covid-19 saat ini belum sepenuhnya terkendali, maka lebih baik KBM tatap muka ditunda untuk melindungi anak-anak dari terpapar virus tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Rusli juga sebelumnya mengatakan bahwa daerah yang memiliki zona oranye dan merah tidak disarankan membuka KBM tatap muka.

“Saya kira KBM tatap muka di zona oranye dan merah tidak disarankan, tidak buka dulu,” tukasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Perkuat Literasi Guru, Dosen UMKO Latih 30 Pendidik di Lampung Utara
Dinas Pendidikan Lampung Lakukan Rotasi Pimpinan Sekolah, Ini Daftar 51 Kepsek Terbaru
Disdik Lampung Rombak SPMB 2026, SMA Unggul Utamakan Nilai Akademik
SPMB 2026 Lampung Utara Dirombak, Nilai TKA Kini Jadi Penentu Tambahan
Resmi! Gubernur Mirza Kukuhkan Dewan Pendidikan Provinsi Lampung Masa Bakti 2025-2030
Enam Dosen FPP UMKO Sabet Pendanaan Nasional, Berikut Nama-namanya!
Kwarda Lampung Gelar Pelatihan Literasi, Fokus Kecakapan Gigital dan Pembentukan Karakter Generasi Muda
Tingkatkan Kualitas Lulusan, UMKO Gelar Pelatihan CPL Berbasis OBE
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:47 WIB

Perkuat Literasi Guru, Dosen UMKO Latih 30 Pendidik di Lampung Utara

Selasa, 14 April 2026 - 22:34 WIB

Dinas Pendidikan Lampung Lakukan Rotasi Pimpinan Sekolah, Ini Daftar 51 Kepsek Terbaru

Selasa, 14 April 2026 - 19:44 WIB

Disdik Lampung Rombak SPMB 2026, SMA Unggul Utamakan Nilai Akademik

Selasa, 14 April 2026 - 13:39 WIB

SPMB 2026 Lampung Utara Dirombak, Nilai TKA Kini Jadi Penentu Tambahan

Senin, 13 April 2026 - 21:14 WIB

Resmi! Gubernur Mirza Kukuhkan Dewan Pendidikan Provinsi Lampung Masa Bakti 2025-2030

Berita Terbaru