Skandal Korupsi Rp6,99 Miliar di Lampung Timur, Mobil Brio hingga Barang Mewah Disita Kejati

- Jurnalis

Jumat, 10 Januari 2025 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, LAMPUNG TIMUR – Skandal korupsi besar mengguncang Kabupaten Lampung Timur. Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung melakukan penggeledahan di rumah pribadi dan Kantor Dinas PUPR Lampung Timur, Kamis malam (9/1/2025). Penggeledahan ini terkait dugaan penyimpangan anggaran pada proyek penataan kawasan gerbang rumah jabatan Bupati Lampung Timur Tahun Anggaran 2022.

Proyek dengan nilai fantastis sebesar Rp6,99 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Lampung Timur itu diduga dikorupsi oleh sejumlah pihak. Menurut Aspidus Kejati Lampung, Armen Wijaya, kasus ini resmi masuk tahap penyidikan sejak November 2024.

Baca Juga :  Kloter Terakhir Dilepas, 52 Calon Haji Lampung Timur Bertolak ke Tanah Suci

“Modusnya adalah adanya dugaan pelanggaran hukum dalam proses lelang proyek oleh CV Generasi Tirta Abadi yang dipimpin saudara AC, dengan melibatkan pejabat di Kabupaten Lampung Timur,” ungkap Armen dalam konferensi pers di Kejati Lampung.

Dalam operasi ini, tim penyidik berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk dokumen proyek, sebuah mobil Honda Brio berpelat BE 1601 AAT, sertifikat tanah, emas, jam tangan, tas bermerek Gucci, buku tabungan, uang tunai, beberapa unit handphone, kartu identitas, dan kartu ATM.

“Barang-barang tersebut kami sita untuk memperkuat bukti keterlibatan pihak-pihak tertentu dalam dugaan tindak pidana ini,” jelas Armen.

Baca Juga :  AKBP Heti Patmawati Pimpin Sertijab 11 Pejabat Polres Lampung Timur, Ini Nama-namanya!

Ia juga menambahkan bahwa penyidikan akan terus berlanjut dengan memanggil saksi-saksi dan berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk menghitung kerugian negara akibat kasus ini.

“Kami berkomitmen mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan profesional, hingga ditemukan pihak yang paling bertanggung jawab,” tegasnya.

Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat besarnya anggaran proyek yang dikorupsi dan keterlibatan pejabat daerah. Kejati Lampung memastikan pengungkapan kasus ini akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat. (*)

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Empat Objek Bersejarah Diusulkan Jadi Cagar Budaya, Pemkab Lampung Timur Jaga Warisan Leluhur
AKBP Heti Patmawati Pimpin Sertijab 11 Pejabat Polres Lampung Timur, Ini Nama-namanya!
Kloter Terakhir Dilepas, 52 Calon Haji Lampung Timur Bertolak ke Tanah Suci
Haru dan Khidmat, Ketua DPRD Lampung Timur Lepas 39 Calon Haji ke Tanah Suci
Tangis Haru Iringi Keberangkatan 163 Jemaah Haji Lampung Timur Kloter 11 JKG
284 Jemaah Haji Lampung Timur Berangkat ke Tanah Suci
Danrem 043/Gatam Kunjungi Kodim 0429, Tekankan Ketahanan Pangan hingga Penanganan Konflik Gajah Way Kambas
Sertijab Kasi Pidum Kejari Lampung Timur, Kajari Tekankan Amanah dan Integritas
Berita ini 129 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:14 WIB

Empat Objek Bersejarah Diusulkan Jadi Cagar Budaya, Pemkab Lampung Timur Jaga Warisan Leluhur

Senin, 18 Mei 2026 - 09:46 WIB

AKBP Heti Patmawati Pimpin Sertijab 11 Pejabat Polres Lampung Timur, Ini Nama-namanya!

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kloter Terakhir Dilepas, 52 Calon Haji Lampung Timur Bertolak ke Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:50 WIB

Haru dan Khidmat, Ketua DPRD Lampung Timur Lepas 39 Calon Haji ke Tanah Suci

Kamis, 30 April 2026 - 10:20 WIB

Tangis Haru Iringi Keberangkatan 163 Jemaah Haji Lampung Timur Kloter 11 JKG

Berita Terbaru