LAMPUNGCORNER, Lampura – Semakin bertambah korban keracunan di RT 02 LK 05, Kelurahan Tanjung Senang, Kotabumi Selatan, Lampung Utara.
Warga mengalami keracunan massal diduga akibat mengonsumsi makanan dari sebuah acara khitan. Peristiwa ini menyebabkan total sementara sekitar 44 warga yang menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di wilayah Lampung Utara, diantaranya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) HM. Mayjend Ryacudu Kotabumi, RS Candimas Medical Center, dan RS Handayani.
Direktur RSUD HM. Mayjend Ryacudu Kotabumi, Aida Fitria, membenarkan adanya lonjakan pasien dengan gejala keracunan sejak beberapa hari terakhir. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar pasien berasal dari Kelurahan Tanjung Senang dan diduga keracunan dari makanan yang disajikan dalam hajatan tersebut.
“Hingga hari ini, ada 15 pasien yang dirawat akibat diduga keracunan makanan dari sebuah hajatan. Mereka mengeluhkan gejala seperti muntah, diare, dan pusing,” ujar Aida Fitria saat diwawancarai, Kamis (22/05/2025).
Pihak RSUD HM. Mayjend Ryacudu Kotabumi saat ini tengah fokus memberikan perawatan kepada para pasien. Untuk mengetahui penyebab pasti keracunan, sampel makanan dari lokasi hajatan telah dikirim ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Utara untuk dilakukan uji laboratorium. Hasil uji laboratorium tersebut akan menentukan sumber penyebab keracunan.
Informasi yang diperoleh dari keluarga pasien menyebutkan bahwa makanan yang diberikan tersebut berupa makanan ringan, nasi kotak berisi nasi dan ayam, dan mie instan. Saat ini, para pasien masih menjalani perawatan dan kondisinya terus dipantau.
Penyelidikan lebih lanjut terkait kasus keracunan massal ini masih terus dilakukan. Ketika mengkonfirmasi Kasat Reskrim Polres setempat, AKP Afryyadi mengatakn jika anggota sedang melakukan pengecekan TKP dan juga menanyakan kepada saksi-saksi
“Anggota Kami sudah cek TKP dan wawancara saksi – saksi,”balasnya ketika dihubungi via Pesan WhatsApp.
Terpisah, Agustiawan Lurah Tanjung Senang, sampai berita ini diturunkan, belum memberikan respon ketika dihubungi via aplikasi berwarna hijau itu.










