APBD-P 2025 Tubaba Turun, Pendapatan dan Belanja Daerah Disesuaikan

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyampaian Raperda APBD-P Tubaba 2025

Penyampaian Raperda APBD-P Tubaba 2025

LampungCorner.com,Tubaba — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Tubaba tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Busroni, didampingi Wakil Ketua I Ponco Nugroho, dan Wakil Ketua II S. Joko Kucoro, serta dihadiri oleh Bupati Novriwan Jaya, Wakil Bupati Nadirsyah, unsur Forkopimda, para kepala OPD, Camat, dan tamu undangan lainnya, Kamis (24/07/2025).

Dalam rapat tersebut, Bupati Novriwan Jaya menyampaikan bahwa pendapatan daerah 2025 mengalami penurunan dari semula Rp.972,65 miliar menjadi Rp.929,27 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh turunnya pendapatan transfer dari Rp.904,05 miliar menjadi Rp.855,20 miliar.

Baca Juga :  Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

“Namun, di tengah penurunan pendapatan total, Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita targetkan meningkat dari Rp.68,59 miliar menjadi Rp.74,06 miliar. Kenaikan ini disebut sebagai hasil dari upaya intensifikasi pendapatan lokal melalui pemutakhiran data wajib pajak dan peningkatan sistem informasi pajak daerah,” ujar Novriwan.

Dengan kondisi APBD 2025, belanja daerah Kabupaten Tubaba pun disesuaikan dan turun Rp.25,7 miliar. Belanja daerah juga mengalami penyesuaian dari Rp.968,46 miliar menjadi Rp.942,69 miliar dengan komponen belanja terdiri dari belanja operasi Rp.644,15 miliar, belanja modal Rp.130,63 miliar, belanja tidak terduga Rp.200 juta, dan belanja transfer Rp.167,70 miliar.

Baca Juga :  Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

Sementara, dari sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan meningkat signifikan dari Rp.9,80 miliar menjadi Rp.25,91 miliar. Sementara itu, pengeluaran pembiayaan menurun dari Rp.14 miliar menjadi Rp.12,5 miliar.

“Penurunan belanja merupakan bagian dari upaya efisiensi anggaran sebagai dampak harmonisasi kebijakan fiskal pusat dan daerah dalam rangka mendukung arah kebijakan ekonomi makro nasional Tahun 2025,” pungkasnya.

Dari paparan tersebut, Fraksi-fraksi DPRD pun memberikan pandangan umum yang sebagian besar menyoroti efisiensi anggaran dan potensi peningkatan PAD. Bupati Novriwan merespons dengan menegaskan bahwa Pemkab Tubaba akan terus melakukan optimalisasi melalui berbagai strategi seperti penyusunan kajian potensi PAD dan peningkatan pengawasan pemungutan. (Rian)

Berita Terkait

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan
Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah
Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu
Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali
Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan
Novriwan Jaya Buka Manasik Haji 1447 H, 148 CJH Dapat Pembekalan Terintegrasi
Baznas Tubaba Bantu Akomodasi Pengobatan Warga Bandar Dewa
Tersisa Dua Syarat, Pemkab Tubaba Segera Lengkapi Berkas Usulan Sekolah Rakyat
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:09 WIB

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:27 WIB

Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:18 WIB

Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:20 WIB

Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:34 WIB

Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan

Berita Terbaru