Dari Desa Wisata hingga Green Event, Inilah 10 Kategori Bergengsi WIA 2025!

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Wonderful Indonesia. Foto tangkapan layar situs kemenpar.go.id

Logo Wonderful Indonesia. Foto tangkapan layar situs kemenpar.go.id

LampungCorner.com, JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali menghadirkan Wonderful Indonesia Awards (WIA) 2025, sebuah malam anugerah prestisius yang ditujukan untuk memberikan penghormatan kepada para pelaku pariwisata yang telah berkontribusi dalam memajukan wisata Tanah Air.

Dikutip dari situs kemenpar.go.id, pada tanggal 2 Desember 2025, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Vinsensius Jemadu, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga momen memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, komunitas, hingga masyarakat guna mendorong kemajuan pariwisata nasional.

Gelaran WIA 2025 menjadi puncak seleksi bagi para nominator dari 10 kategori penghargaan yang telah melalui proses penilaian sepanjang tahun. Malam anugerah ini akan digelar pada 5 Desember 2025 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta.

Baca Juga :  DPR Setujui 11 Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc MA

Adapun kategori penghargaan yang diperebutkan meliputi:

Desa Wisata Terbaik Nasional.

Daya Tarik Wisata Nasional.

Kelompok Sadar Wisata Terbaik Nasional.

Toilet Bersih Terbaik Nasional.

Hotel Berkelanjutan.

Most Inspiring Tourism Leader.

Local Hero in Tourism.

Key Figure in Event Industry.

Green Event of the Year.

Most Collaborative Co-brand & Tourism Partner of the Year.

Baca Juga :  Pukul Kentongan, Prabowo Resmi Tutup Muktamar Ke-35 NU

Penyelenggaraan Wonderful Indonesia Awards juga membawa dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Peningkatan standar layanan di berbagai destinasi membuat lingkungan wisata semakin bersih, tertata, dan ramah pengunjung. Fasilitas umum pun terus didorong agar lebih layak dan nyaman.

Selain itu, tata kelola pariwisata yang semakin profesional turut membuka peluang ekonomi baru bagi warga lokal, mulai dari penyerapan tenaga kerja, berkembangnya usaha wisata, hingga meningkatnya peran komunitas dalam berbagai penyelenggaraan event. (*)

Laporan: Budi Sudewo
Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Bareskrim Buka Peluang Usut Perusahaan Besar dalam Kasus Karhutla
HPN 2027 di Lampung: Sejarah Dijaga, Kolaborasi Dibuka
Prabowo Ungkap Rencana Tutup 700 BUMN, Target Hemat Rp100 Triliun
Prabowo di Penutupan Muktamar NU: Pemerintah Butuh Stabilitas, Ketenangan
Pukul Kentongan, Prabowo Resmi Tutup Muktamar Ke-35 NU
Mulai Berlaku, Operator Tak Boleh Hapus Sisa Kuota Pelanggan
Di Muktamar NU, Prabowo Beberkan Capaian 2 Tahun Pemerintahan: Swasembada Pangan, MBG hingga Kopdes Merah Putih
Wabup Azwar Hadi Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026, Lamtim Promosikan Perhutanan Sosial
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 10:30 WIB

Bareskrim Buka Peluang Usut Perusahaan Besar dalam Kasus Karhutla

Rabu, 2 September 2026 - 20:22 WIB

HPN 2027 di Lampung: Sejarah Dijaga, Kolaborasi Dibuka

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WIB

Prabowo Ungkap Rencana Tutup 700 BUMN, Target Hemat Rp100 Triliun

Selasa, 1 September 2026 - 12:46 WIB

Prabowo di Penutupan Muktamar NU: Pemerintah Butuh Stabilitas, Ketenangan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Pukul Kentongan, Prabowo Resmi Tutup Muktamar Ke-35 NU

Berita Terbaru