Sinergi PKK dan APJI Lampung, Perkuat Daya Saing UMKM Kuliner Lokal

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mengajak Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Provinsi Lampung untuk berkolaborasi aktif menyukseskan program pemerintah, khususnya dalam pengawasan mutu program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembinaan UMKM kuliner.

​Hal tersebut disampaikan Ketua TP. PKK Provinsi Lampung saat Pelantikan dan Pengukuhan DPD APJI Provinsi Lampung periode 2026-2031, yang digelar di Graha Pattimura Resto, Rabu (21/1/2026).

​Wulan Mirza menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis bagi anak sekolah memerlukan atensi khusus, terutama terkait standar gizi dan higienitas.

Ia berharap APJI dapat turun tangan memberikan pembinaan kepada dapur-dapur penyedia layanan tersebut.

​”Sangat dibutuhkan pembinaan sebelum dibuka pelayanan MBG. Ini menyangkut anak-anak penerus bangsa, makanan harus bergizi seimbang diikuti kebersihan yang terjaga. Saya mengharapkan kolaborasi APJI untuk memberikan pembinaan guna meminimalisir komplain di masyarakat,” ujar Wulan Mirza.

​Selain isu pangan bergizi, Wulan Mirza juga menyoroti potensi besar UMKM sektor kuliner di Lampung yang tumbuh pesat.

Ia meminta APJI, yang kini dinahkodai kembali oleh Yunnatan Wijaya, untuk membimbing para pelaku usaha mikro agar produk mereka memiliki daya saing berkelanjutan, tidak hanya tren sesaat.

Baca Juga :  Soliditas BPD HIPMI Lampung Gelar Rapat Besar Pengurus Lengkap, Menuju Kontestasi Munas BPP ke-18

​”Di Lampung ada APJI yang memiliki kompetensi dan inovasi luar biasa. Rekan-rekan pengurus diharapkan memberikan binaan kepada UMKM, mulai dari inovasi produk hingga pengemasan (packaging), agar produk lokal kita seperti olahan pisang, kopi, dan kakao bisa menembus pasar nasional bahkan ekspor,” tambahnya.

​Menurutnya, sektor jasa boga memiliki peran strategis dalam menopang pariwisata Lampung. Sinergi antara wisata alam dan wisata kuliner diyakini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka lapangan kerja yang luas, khususnya bagi perempuan.

​”Lampung kaya akan destinasi wisata, otomatis wisata kulinernya juga harus mengikuti. Ini akan menjadi pendapatan daerah dan memberdayakan perempuan Lampung,” tegasnya.

​Menutup sambutannya, Wulan Mirza mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus DPD APJI Lampung periode 2026-2031 yang baru dilantik.

Ia berharap organisasi ini semakin solid, profesional, adaptif terhadap teknologi digital, dan terus melahirkan inovasi baru agar masyarakat tidak jenuh dengan produk kuliner yang monoton.

Ketua DPD APJI Lampung Yunnatan Wijaya dalam kesempatannya menegaskan komitmen organisasi untuk meningkatkan daya saing UMKM kuliner melalui standarisasi serta mendukung penuh program pemerintah, khususnya pengelolaan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga :  Pemudik Diprediksi Ramai Melalui Jalur Arteri, Polda Lampung Siapkan Skema Mudik Lebaran

Yunnatan Wijaya kemudian memaparkan visi strategisnya untuk menjadikan APJI sebagai organisasi panutan yang menjadi landasan bagi para pengusaha jasaboga di Indonesia.

​”Visi saya sederhana, saya ingin menjadikan APJI organisasi panutan. Misi kami adalah melaksanakan etika organisasi yang harmonis, bersinergi dengan pemerintah dan swasta, serta terus meningkatkan standarisasi, inovasi dan teknologi bagi seluruh anggota,” ujar Yunnatan.

Menjawab kebutuhan nasional, APJI Lampung menyatakan kesiapannya mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Melalui kerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Boga Indonesia, anggota APJI telah dibekali sertifikasi BNSP, mulai dari keamanan pangan hingga manajerial katering.

​”Kami siap mendampingi dapur-dapur MBG dalam hal manajerial katering, teknik pengolahan masakan dalam jumlah besar yang aman dikonsumsi, serta penyusunan siklus menu variatif yang sesuai dengan anggaran pemerintah,” tegas Yunnatan.

​Langkah ini diperkuat dengan program APJI Go to School ke SMK-SMK Boga dan pelatihan bagi para juru masak (Chef de Partie) untuk memastikan standar higienitas dan profesionalisme di industri kuliner Lampung terus meningkat. (*).

Berita Terkait

Prihatin Dugaan Ancaman Terhadap Wartawan, Triga Lampung Desak Gubernur Evaluasi Kepala Dinas PSDA
Ketua Dewan Korpri Marindo Kurniawan, Kukuhkan Pengurus PAW Kabupaten Way Kanan Masa Bakti 2023-2028
Sekdaprov Marindo Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Kawasan Kota Baru
Sidak Dini Hari Dirjenpas di Rutan Kotabumi, Indikasi HP Ilegal Terbongkar
Gelar Diskusi Olahraga, PWI Lampung Matangkan Kesiapan Porwanas 2027
Resmi! Kejati Lampung Tetapkan Mantan Gubernur Arinal Djunaidi Tersangka Korupsi PT LEB
Sekdaprov Marindo Paparkan Penguatan Transformasi Ekonomi Daerah, Hilirisasi Komoditas di Acara Bank Indonesia Tahun 2026
Warga Serbu Pasar Murah Polresta Bandar Lampung, Solusi Nyata di Tengah Gejolak Harga
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:53 WIB

Prihatin Dugaan Ancaman Terhadap Wartawan, Triga Lampung Desak Gubernur Evaluasi Kepala Dinas PSDA

Kamis, 30 April 2026 - 14:36 WIB

Ketua Dewan Korpri Marindo Kurniawan, Kukuhkan Pengurus PAW Kabupaten Way Kanan Masa Bakti 2023-2028

Rabu, 29 April 2026 - 20:15 WIB

Sidak Dini Hari Dirjenpas di Rutan Kotabumi, Indikasi HP Ilegal Terbongkar

Rabu, 29 April 2026 - 18:31 WIB

Gelar Diskusi Olahraga, PWI Lampung Matangkan Kesiapan Porwanas 2027

Selasa, 28 April 2026 - 22:48 WIB

Resmi! Kejati Lampung Tetapkan Mantan Gubernur Arinal Djunaidi Tersangka Korupsi PT LEB

Berita Terbaru