Hanan A. Rozak Pimpin KTNA Lampung, Gubernur Mirza Tekankan Keberpihakan Petani

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengukuhkan Pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Lampung masa bakti 2026-2031, di Aula Balai Pelatihan Pertanian Provinsi Lampung, Sabtu (31/1/2026).

Dalam kepengurusan baru tersebut, KTNA Provinsi Lampung dipimpin oleh Anggota DPR RI, Hanan A. Rozak.

Gubernur Mirza dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Lampung harus dimulai dari desa dengan keberpihakan nyata kepada petani.

Ia menilai, selama puluhan tahun peningkatan produksi pertanian belum sepenuhnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani.

“Komoditasnya tumbuh, tetapi petaninya tetap miskin. Ini yang harus kita benahi bersama. Pemerintah tidak boleh hanya menyuruh petani menanam, tetapi harus memastikan petani bisa hidup layak dari hasil tanamannya,” tegas Gubernur Mirza.

Gubernur Mirza menjelaskan, sekitar 1,2 juta hektare lahan pertanian di Lampung dikelola langsung oleh petani, dengan komoditas utama padi, jagung, dan singkong.

Ketiga komoditas tersebut melibatkan lebih dari satu juta petani dan menjadi tulang punggung ekonomi pedesaan.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat persoalan serius pada aspek tata niaga dan fluktuasi harga, terutama akibat keterbatasan fasilitas pascapanen.

Baca Juga :  Ikuti Diklat Nasional Angkatan I, Pengurus Tani Merdeka Lampung Siap Sukseskan Program Pusat

Minimnya mesin pengering membuat petani terpaksa menjual hasil panen dalam kondisi basah dengan harga yang rendah.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung mulai menyalurkan fasilitas pengering (dryer) hingga ke tingkat kabupaten dan desa.

Gubernur menyebut, desa yang telah memiliki dryer mampu menjaga harga jagung tetap berada di atas Rp4.000 per kilogram.

“Kami hitung, petani bisa menambah pendapatan hingga Rp1 juta per musim panen jika pengeringan dilakukan di desa. Ini uang sekolah anak-anak petani,” ujarnya.

Selain penyediaan dryer, Pemprov Lampung juga mengembangkan program pupuk organik cair gratis yang ditargetkan menjangkau satu juta hektare lahan pertanian pada 2026.

Program ini diklaim mampu meningkatkan produktivitas pertanian provinsi lampung hingga 10-15 persen.

Gubernur Mirza menegaskan, seluruh kebijakan dan program pertanian daerah diselaraskan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait kemandirian pangan, hilirisasi pertanian, dan pembangunan dari desa.

Baca Juga :  Wagub Jihan Terima Kunjungan Kohati HMI Bandar Lampung, Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan Muda

Ia juga menyinggung kebijakan nasional terkait pengawalan harga gabah dan jagung sebagai bentuk keberpihakan negara kepada petani.

“Belum pernah ada presiden yang seberani ini membela petani. Ini momentum bagi Lampung untuk lompat jauh,” kata Gubernur Mirza.

Sementara itu, Ketua KTNA Provinsi Lampung Hanan A. Rozak menegaskan komitmen kepengurusan baru untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani serta nelayan.

Menurut Hanan, KTNA sebagai organisasi pelaku langsung di sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat tata niaga, serta mendorong regenerasi petani di Lampung.

“KTNA siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung, dunia usaha, dan penyuluh pertanian. Kami ingin memastikan petani tidak hanya produktif, tetapi juga sejahtera,” ujar Hanan.

Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai program strategis Gubernur Lampung yang berpihak kepada petani, mulai dari penguatan sarana pascapanen hingga peningkatan produktivitas dan nilai tambah hasil pertanian. (*)

Berita Terkait

SIWO PWI Lampung Matangkan Persiapan Porwanas, Sistem Digital Siap Cegah Kecurangan Atlet
Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama
Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah
Kadis KPTPH Elvira: PHC Jadi Harapan Baru Petani Lampung Dalam Program Desaku Maju
Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter
Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah
Gubernur Mirza Resmikan Jembatan Garuda di Kabupaten Mesuji, Realisasi Program Presiden Prabowo Subianto
Indonesia Perkuat Sistem Imigrasi, Hendarsam Paparkan Tiga Pilar Strategis di Forum ASEAN
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:19 WIB

Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:14 WIB

Kadis KPTPH Elvira: PHC Jadi Harapan Baru Petani Lampung Dalam Program Desaku Maju

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:09 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:36 WIB

Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

Berita Terbaru