Bunda Literasi Wulan Mirza Kukuhkan Pengurus Forum Literasi 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Bunda Literasi Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza melantik dan mengukuhkan pengurus Forum Literasi 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung untuk masa bakti 2026-2030 di Gedung Pusiban, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Bandarlampung, Sabtu (14/2/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penguatan gerakan literasi daerah sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Batin Wulan menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada para pengurus yang baru dilantik.

Ia menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab yang penting sekaligus mulia dalam mendukung program pemerintah daerah.

“Literasi adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Salah satu faktor berkualitasnya SDM itu dari membaca dan menulis,” ujarnya.

Batin Wulan menekankan bahwa literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup literasi numerasi, sains, digital, finansial, dan budaya.

Ia menilai bahwa di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi, kemampuan literasi menjadi kunci agar masyarakat mampu berpikir kritis, bijak dalam menyerap informasi, serta terhindar dari disinformasi.

Baca Juga :  Bekali Kalapas dan Karutan Hadapi Media Secara Profesional, Kakanwil Ditjenpas Lampung Gandeng PWI

Batin Wulan menekankan forum literasi di setiap kabupaten/kota diharapkan dapat menjadi motor penggerak budaya literasi di daerah masing-masing.

Ia mendorong para pengurus untuk menghadirkan inovasi dan ide-ide kreatif, seperti pendirian pojok baca, penguatan taman baca, pemanfaatan perpustakaan sekolah dan ruang publik, hingga optimalisasi perpustakaan keliling.

“Gerakan literasi tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perpustakaan, serta seluruh pemangku kepentingan agar gerakan ini berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata,” tegasnya.

Batin Wulan juga mendorong pemanfaatan era digital melalui aplikasi dan platform daring untuk memperluas akses literasi bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak usia dini, pelajar, keluarga, hingga masyarakat umum.

Lebi dari itu, ia berharap Forum Literasi di 15 kabupaten/kota mampu memperkuat ekosistem literasi daerah dan berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Lampung yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Baca Juga :  Bupati Novriwan Jaya dan DPRD Tubaba Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Perkuat Sinergi Pembangunan

Sementara itu, Ketua Forum Literasi Lampung Eni Amaliah menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari semangat para pegiat literasi pasca Gebyar Literasi Nasional yang digelar pada 30 Juli 2025 di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung.

Ia menegaskan bahwa gerakan literasi adalah gerakan bersama yang selaras dengan amanat konstitusi dan peraturan perundang-undangan.

“Setiap warga negara berhak mendapatkan akses informasi secara mudah di mana pun berada. Pemerintah juga berkewajiban memfasilitasi perpustakaan secara merata,” ujarnya.

Eni juga menyoroti pentingnya akses buku dan bahan bacaan yang merata hingga ke pelosok daerah.

Ia mengajak seluruh relawan dan pegiat literasi di 15 kabupaten/kota untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan Bunda Literasi dalam mewujudkan Lampung yang maju melalui penguatan budaya literasi.

Selain itu, Eni menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung gerakan literas yang berkontribusi dalam penyediaan buku dan penguatan program literasi. (*)

Berita Terkait

Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat
Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi
Bukan Rp12,05 Miliar, Ini Anggaran BPKAD Lampura Setelah Efisiensi
Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako
Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia
Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT
Peduli Warga Rentan, Dinsos Lampura Usulkan Bedah Rumah dan Bantuan Modal untuk Supri
Kelola Rp12,05 Miliar Pengadaan, BPKAD Lampura Utamakan Transparansi dan Akuntabilitas
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Bukan Rp12,05 Miliar, Ini Anggaran BPKAD Lampura Setelah Efisiensi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:21 WIB

BREAKING NEWS

Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:29 WIB

Plt. Kepala BPKAD Lampura, Iskandar Helmi. Foto dok

BREAKING NEWS

Bukan Rp12,05 Miliar, Ini Anggaran BPKAD Lampura Setelah Efisiensi

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:51 WIB

BREAKING NEWS

Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:22 WIB