Komisi IV DPRD Provinsi Lampung menyoroti pentingnya langkah preventif dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan, terutama menghadapi musim penghujan yang berpotensi mempercepat kerusakan.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lampung, Akhmad Iswan H. Caya, mengatakan perbaikan jalan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung harus diikuti dengan dukungan sistem drainase yang memadai agar tidak cepat mengalami kerusakan.
Menurutnya, koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur. Provinsi bertanggung jawab pada pembangunan jalan, sementara penanganan drainase berada di tingkat kabupaten/kota.
“Kita fokus pada pembangunan jalan. Untuk drainase menjadi kewenangan kabupaten/kota. Namun keduanya harus berjalan seiring agar hasilnya maksimal,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Iswan menilai, tanpa dukungan drainase yang baik, kondisi jalan tetap berisiko rusak akibat genangan air saat curah hujan meningkat. Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah di tingkat kabupaten/kota segera mengambil langkah konkret.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang yang berpotensi melebihi kapasitas muatan. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas jalan.
“Kita berharap semua pihak ikut menjaga. Infrastruktur ini dibangun dengan anggaran publik, sehingga harus dirawat bersama,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa keberadaan infrastruktur jalan memiliki dampak luas, tidak hanya pada sektor ekonomi, tetapi juga pada akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan pendidikan.
“Infrastruktur jalan adalah urat nadi aktivitas masyarakat. Karena itu, perawatan dan pengawasannya harus menjadi tanggung jawab bersama,” pungkasnya.















