Nekat Jualan HP di Trotoar Depan Simpur Center, Pedagang: PPKM Itu Pelan-pelan Kita Mati!

- Jurnalis

Jumat, 23 Juli 2021 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah sales menawarkan HP di trotoar jalan depan Mal Simpur Center saat masa PPKM Level 4, Jumat (23/7/2021). FOTO: Dwi DS

Sejumlah sales menawarkan HP di trotoar jalan depan Mal Simpur Center saat masa PPKM Level 4, Jumat (23/7/2021). FOTO: Dwi DS

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Bandarlampung berimbas para para pedagang ponsel (HP) dan aksesoris gawai. Karena sepinya pengunjung ke dalam mal, mereka nekat mencoba peruntungan dengan berjualan di trotoar jalan depan Mal Simpur Center, Jumat (23/7/2021).

Upaya itu dilakukan mereka setelah beberapa hari menutup usahanya sejak 12 hingga 20 Juli 2021 lalu.

Apalagi masa PPKM Darurat diperpanjang dan berubah menjadi PPKM Level 4 hingga 25 Juli kedepan, membuat pedagang kebingungan untuk menjual barangnya demi memenuhi kebutuhan ekonomi dan membayar gaji karyawannya.

Menurut Abung yang merupakan pemilik toko Yan Casing, dirinya mulai berjualan sejak Kamis (22/7/2021) kemarin. Hal itu dilakukannya, setelah sebelumnya mematuhi peraturan pemerintah untuk menutup usahanya sementara.

Baca Juga :  Langgar SOP, 10 SPPG di Lampura Dicabut Izin dan 4 Lainnya Berhenti Operasi

“Sudah dua hari ini dagang lagi. Sebenarnya sudah sangat miris kondisi kita saat ini. Istilahnya saya sebut PPKM itu ‘Pelan Pelan Kita Mati’ ini,” sindir Abung kepada rilislampung.id (group lampungcorner.com), Jumat siang.

” Terus kami harus mengadu kemana kalau sudah begini?,” tanya Abung seraya merapikan berbagai jenis aksesoris HP jualannya.

Abung juga mengatakan bahwa omset penjualannya menurun drastis setelah manajemen Mal Simpur Center mengambil kebijakan menutup seluruh aktivitasnya.

“Sekarang coba-coba jualan di luar ini, lumayan. Syukur-syukur dapat Rp50 ribu sehari sudah beruntung banget,” kata Abung dengan penuh harap.

Baca Juga :  Langkah Cepat! Polda Lampung Ringkus Pelaku Penembak Brigadir Arya Supena

Devi juga sependapat dengan Abung. Salah satu sales promotion girl (SPG) HP itu juga mencoba peruntungan dengan berjualan di pinggir jalan, dan menawarkan dagangannya pada sejumlah pengendara yang melewati Jalan Brigjen Katamso, Tanjungkarang Pusat itu.

“Siapa yang mau gaji kami kalau tidak berjualan, apalagi kami ada target penjualan,” keluh Devi sambil tetap menawarkan HP pada setiap pengedara motor atau  dan mobil yang melintas.

Berdasarkan pantuan di lokasi, mobilitas kendaraan roda dua maupun roda empat sudah mulai ramai, meski perbatasan Jalan Kota Raja dan Jalan Raden Intan, Tanjungkarang Pusat, masih diberlakukan penutupan. (*)

Red

Berita Terkait

Gubernur Mirza Torehkan Prestasi Nasional, Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian
Wagub Jihan Ajak IPM Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah
Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029
Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat
Sekda Lampung: Belanja Wajib Jadi Prioritas Utama APBD 2026
Wagub Jihan Hadiri Rapat Pleno TPAKD, Dorong Percepatan Literasi dan Inklusi Keuangan
Presiden Prabowo Subianto Buka Munas HIPMI ke-XVIII di Bandar Lampung
Gubernur Mirza TApresiasi Kontribusi Masyarakat Minang dalam Pembangunan Lampung
Berita ini 153 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Mirza Torehkan Prestasi Nasional, Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:14 WIB

Wagub Jihan Ajak IPM Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:10 WIB

Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:42 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:37 WIB

Sekda Lampung: Belanja Wajib Jadi Prioritas Utama APBD 2026

Berita Terbaru