LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara mulai mengarahkan fokus pembangunan ke Kecamatan Tanjung Raja, dengan menitikberatkan pada perbaikan infrastruktur serta penguatan layanan dasar bagi masyarakat.
Langkah ini ditegaskan langsung oleh Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, saat melakukan kunjungan kerja pada Rabu (8/4/2026).
Ia memastikan sejumlah ruas jalan strategis segera dibangun guna mempercepat konektivitas dan mendorong pemerataan pembangunan di wilayah tersebut.
“Ruas jalan Tanjung Raja–Sri Menanti dan Tanjung Raja–Gendot Suka Mulya insyaallah akan kita bangun,” ujar Hamartoni.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menunaikan amanah masyarakat pasca Pilkada.
Meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal, ia menegaskan program prioritas tetap menjadi perhatian utama.
“Kami sadar mandat yang diberikan masyarakat Tanjung Raja akan kami jalankan sepenuh hati,” tegasnya.
Tak hanya fokus pada jalan, Pemkab Lampung Utara juga memperkuat layanan kesehatan melalui program puskesmas keliling atau puskesmas mider.
Program ini dirancang untuk menjangkau desa-desa yang selama ini sulit mengakses fasilitas kesehatan.
Dalam pelaksanaannya, puskesmas keliling dilengkapi tenaga medis serta fasilitas pemeriksaan dasar. Masyarakat pun bisa mendapatkan layanan pengobatan secara gratis tanpa harus datang ke pusat layanan kesehatan.
“Di dalamnya ada dokter, perawat, obat-obatan, serta tempat pemeriksaan. Ini murni untuk pelayanan berobat gratis, bukan untuk mengangkut pasien,” jelas Hamartoni.
Ke depan, pemerintah daerah juga merencanakan pembangunan sedikitnya dua unit puskesmas baru di Kecamatan Tanjung Raja yang saat ini menaungi 19 desa.
Untuk mempercepat realisasi, dukungan masyarakat dalam penyediaan lahan sangat diharapkan.
“Kami berharap ada dukungan masyarakat melalui camat dan tokoh setempat untuk penyediaan lahan, agar pelayanan kesehatan bisa lebih merata,” katanya.
Sementara itu, di sektor administrasi kependudukan, Pemkab Lampung Utara terus menghadirkan kemudahan melalui sistem jemput bola.
Warga kini tidak perlu lagi datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk mengurus dokumen.
Melalui mekanisme ini, berkas seperti KTP, KK, dan akta kelahiran cukup dikumpulkan melalui desa atau kecamatan untuk kemudian diproses.
“Semua layanan ini gratis tanpa dipungut biaya,” pungkasnya. (*)
















