Gubernur Mirza Tutup Lampung Sharia Economic Festival 2026, Berhasil Libatkan 15 Lembaga Keuangan dan 9873 UMKM

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menutup kegiatan Lampung Sharia Economic Festival (Lasef) Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung di Lampung City Mall, Bandar Lampung, Minggu (10/5/2026).

Lasef 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 8 hingga 10 Mei 2026, menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengakselerasi pengembangan UMKM, memperluas halal lifestyle, serta mendorong lahirnya sumber pertumbuhan ekonomi baru berbasis ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Lampung.

Mengusung tema “Ekonomi dan Keuangan Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan di Provinsi Lampung”, kegiatan tersebut menghadirkan berbagai rangkaian acara, seperti pameran UMKM, bazar kuliner halal, business matching pembiayaan syariah, hingga promosi produk unggulan lokal Lampung.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Provinsi Lampung yang kembali sukses menyelenggarakan Lasef pada tahun 2026.

Menurut Gubernur, pelaksanaan Lasef menunjukkan bahwa ekonomi syariah tumbuh nyata di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha maupun masyarakat.

Baca Juga :  Kejari Lampung Timur Geledah Kantor DLHPPKP, Usut Dugaan Korupsi Proyek Jalan Lingkungan Rp24 Miliar

“Tadi telah kita saksikan bagaimana ekonomi syariah hadir dan tumbuh secara nyata di tengah masyarakat melalui berbagai rangkaian kegiatan yang inspiratif dan penuh manfaat,” ujarnya.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa ekonomi syariah memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Provinsi Lampung seiring pertumbuhan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan UMKM yang erat kaitannya dengan ekosistem ekonomi syariah.

Ia menilai partisipasi puluhan UMKM dalam Halal Mart menjadi bukti besarnya potensi produk lokal Lampung, mulai dari kuliner, produk olahan, kopi khas Lampung, hingga berbagai jenis wastra lokal yang memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Gubernur, akan terus memperkuat sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan agar ekonomi syariah benar-benar menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Lampung.

“Saya yakin, dengan didukung kekuatan sektor pertanian, UMKM, industri halal, pondok pesantren, serta potensi zakat dan wakaf produktif yang terus berkembang, ekonomi syariah akan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Lampung,” tegasnya.

Baca Juga :  Jembatan Presisi Merah Putih Hadir, Mobilitas dan Ekonomi Warga Bandar Kagungan Raya Kian Lancar

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Bimo Epyanto mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Lampung, asosiasi pelaku usaha, pondok pesantren, lembaga keuangan, dan seluruh UMKM dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Lampung.

Ia menyebut selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, antusiasme masyarakat terlihat tinggi melalui partisipasi dalam pameran UMKM, bazar kuliner halal, hingga promosi berbagai produk unggulan lokal seperti kopi dan keripik khas Lampung.

Selain itu, melalui sinergi bersama OJK Provinsi Lampung dan lembaga keuangan syariah, kegiatan business matching pembiayaan yang dilaksanakan dalam Lasef 2026 berhasil mencatat komitmen pembiayaan senilai sekitar Rp230 miliar melibatkan 15 lembaga keuangan dan 9873 UMKM.

Pemerintah Provinsi Lampung dan Bank Indonesia berharap kolaborasi dan sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat guna mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang semakin maju, inklusif, dan berkelanjutan di Provinsi Lampung. (*)

Berita Terkait

Jembatan Presisi Merah Putih Hadir, Mobilitas dan Ekonomi Warga Bandar Kagungan Raya Kian Lancar
Sambut HUT RI ke-81, Bupati Tubaba Jemput Bola Layani Warga Lewat Q Sehat Home Care
Bupati Novriwan Jaya dan DPRD Tubaba Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Perkuat Sinergi Pembangunan
Lapak BSI Resmi Hadir di Pasar Mulya Asri, Pemkab Tubaba Dorong Akses Pembiayaan dan Ekonomi Kerakyatan
Marga Buay Bulan Bersatu Sampaikan Aspirasi, Pemkab Tubaba Dorong Penyelesaian Persoalan dengan PTPN I
Pemkab Tubaba dan BPN Perkuat Sinergi, Tata Kelola Pertanahan Didorong Makin Transparan
Pemkab Tubaba Gelar Gerakan Penetrasi Pasar, Jaga Stabilitas Harga dan Kendalikan Inflasi
Pemkab Tubaba Matangkan Program SINITA, Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Jembatan Presisi Merah Putih Hadir, Mobilitas dan Ekonomi Warga Bandar Kagungan Raya Kian Lancar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Bupati Tubaba Jemput Bola Layani Warga Lewat Q Sehat Home Care

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Bupati Novriwan Jaya dan DPRD Tubaba Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Perkuat Sinergi Pembangunan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Lapak BSI Resmi Hadir di Pasar Mulya Asri, Pemkab Tubaba Dorong Akses Pembiayaan dan Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Tubaba dan BPN Perkuat Sinergi, Tata Kelola Pertanahan Didorong Makin Transparan

Berita Terbaru

TULANGBAWANG BARAT

Ratusan Pelajar Tubaba Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Lomba Gerak Jalan

Kamis, 13 Agu 2026 - 15:21 WIB