LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mengingatkan seluruh pejabat pemerintah, anggota DPRD, dan masyarakat agar waspada terhadap aksi oknum yang mencatut nama organisasi PWI serta salah satu media massa lokal untuk menjalankan modus tertentu.
Belakangan ini, sejumlah kepala dinas (Kadis) dan anggota DPRD Lampura diketahui menjadi sasaran ulah oknum yang mengaku sebagai anggota PWI. Aksi tersebut dinilai meresahkan sekaligus mencoreng nama baik organisasi profesi wartawan.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Lampura, Sastra Sudadi, menegaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari sejumlah pejabat yang merasa terganggu akibat ulah oknum tersebut.
Modus yang digunakan, kata dia, adalah menghubungi korban melalui aplikasi WhatsApp dengan menggunakan foto profil berlambang PWI.
“Kami sudah menerima laporan langsung dari beberapa pejabat dan anggota dewan yang resah. Berdasarkan laporan yang kami terima, mereka dihubungi melalui WhatsApp oleh oknum yang mengaku sebagai anggota PWI dengan menggunakan logo PWI sebagai foto profil. Kami mengimbau dan meminta dengan tegas kepada semua pihak yang merasa dirugikan, baik secara moril maupun materiil, agar segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian,” ujar Sudadi, Senin (20/7/2026).
Menurutnya, PWI Lampura tidak akan tinggal diam apabila nama organisasi dimanfaatkan sebagai alat untuk menakut-nakuti, mengintimidasi, atau melakukan dugaan pemerasan terhadap pejabat publik maupun pihak lainnya.
Ia menegaskan, PWI siap mengambil langkah hukum setelah para korban membuat laporan resmi ke kepolisian.
“Langkah konkret PWI sudah jelas. Setelah para korban atau pihak yang dirugikan membuat laporan polisi, PWI Lampura akan turut melaporkan oknum tersebut dengan pasal berlapis atas dugaan pencatutan nama organisasi. Nomor telepon yang digunakan dalam modus tersebut sudah kami ketahui. Saat ini kami hanya menunggu laporan resmi dari para korban,” tegasnya.
Sastra Sudadi juga mengimbau seluruh instansi pemerintah, anggota legislatif, maupun masyarakat di Lampura agar tidak mudah percaya apabila ada pihak yang mengatasnamakan PWI dengan sikap atau tindakan yang mencurigakan.
Ia meminta agar setiap komunikasi yang mengatasnamakan organisasi tersebut terlebih dahulu dikonfirmasi kepada pengurus PWI Lampura. Kasus ini kini menjadi perhatian serius PWI Lampura.
Organisasi tersebut berkomitmen menjaga nama baik dan marwah PWI sekaligus mendukung proses hukum terhadap siapa pun yang terbukti mencatut nama organisasi untuk kepentingan pribadi. (*)
















