LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung terus mematangkan persiapan menghadapi ajang olahraga wartawan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar uji tanding cabang olahraga (cabor) biliar untuk menjaring sekaligus mengukur kemampuan calon atlet.
Uji tanding tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 25 Agustus 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai di Rumah Billiard Faxi, Pahoman, Bandar Lampung.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pembentukan tim biliar PWI Lampung. Selain melihat kemampuan teknis para peserta, uji tanding juga menjadi kesempatan untuk mengukur kesiapan mental, konsistensi permainan, hingga kekompakan antarpemain.
Penanggung jawab cabor Biliar PWI Lampung, Syahroni Yusuf, mengatakan uji tanding tersebut diharapkan mampu melahirkan tim yang solid dan kompetitif.
“Uji tanding ini bukan hanya untuk melihat kemampuan bermain, tetapi juga mengukur mental bertanding, konsistensi, dan kekompakan calon atlet. Kami ingin mendapatkan pemain terbaik yang benar-benar siap membawa nama PWI Lampung,” kata Syahroni.
Ia berharap seluruh proses persaingan dapat berlangsung secara sportif. Menurutnya, setiap peserta perlu menjadikan uji tanding bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga sebagai momentum mengevaluasi diri dan meningkatkan kualitas permainan.
Syahroni juga menekankan pentingnya dukungan dari seluruh jajaran PWI Lampung, termasuk para wartawan, untuk membangun motivasi dan semangat para calon atlet.
“Kehadiran teman-teman wartawan tentu menjadi energi positif bagi tim. Kami berharap proses seleksi berjalan lancar dan melahirkan tim biliar yang mampu tampil maksimal serta memberikan prestasi terbaik bagi PWI Lampung,” ujarnya.
Melalui uji tanding ini, PWI Lampung berharap persiapan tim biliar semakin matang. Tak hanya menemukan atlet-atlet terbaik, proses tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kekompakan dan membangun mental bertanding para pemain sebelum menghadapi ajang olahraga wartawan yang akan datang. (*)
Editor: Furkon Ari















