98 Kasus Karhutla Terkait Korporasi Naik ke Penyidikan, Ada Pihak Asing

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengatakan, pihaknya telah menaikkan 98 laporan polisi (LP) terkait kasus dugaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melibatkan korporasi ke tahap penyidikan.

“Ya, jadi dari 98 LP yang naik sidik, terkait dengan korporasi yang saat ini sedang berjalan, yang sedang berproses ke tingkat penyidikan, itu ada 98 kasus terkait korporasi,” jelas Suyudi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/10/2026).

Ia menyampaikan puluhan perkara itu saat ini tengah ditangani secara intensif oleh jajaran Bareskrim Polri.

Baca Juga :  Nusron Wahid Buka Suara soal Anak Buahnya Kena OTT Perkara Suap HGB

Menurutnya, dalam waktu dekat Polri pihaknya menetapkan tersangka.

“Sehingga dalam waktu yang dekat pastinya kita akan menetapkan para tersangka. Ya, baik itu sebagai pemilik perusahaan maupun juga para pemegang sahamnya yang bertanggung jawab terhadap korporasi yang terkait dengan terjadinya karhutla di Indonesia,” jelasnya.

Suyudi menyebut ada pula keterlibatan pihak asing yang terafiliasi dalam korporasi tersebut.

“Dan ini sedang kita pilah-pilah, mana yang terlibat pihak asing atau mana yang bukan pihak asing tapi yang jelas saya sampaikan dalam kesempatan ini bahwa ada keterlibatan pihak asing,” terangnya.

Baca Juga :  639 Hektare Karhutla Masih Dipadamkan, Prabowo Perintahkan Penanganan Diperkuat

Terkait pihak asing yang dimaksud berasal dari negara tetangga, Suyudi membenarkan. “Iya, ada negara tetangga,” jawabnya.

Kemudian saat ditanya sejauh mana keterlibatan pihak asing tersebut, termasuk kemungkinan adanya pemilik perusahaan yang terlibat, Suyudi belum memberikan penjelasan lebih lanjut.

“Nanti akan disampaikan,” ucapnya. (*)

Berita Terkait

Malaysia Siapkan 3 Pesawat dan 52 Personel untuk Bantu Padamkan Karhutla
Dudung Tegaskan Karhutla Ditangani Masif: Jangan Termakan Isu Pemerintah Diam
Wagub Jihan Tinjau Langsung Kebakaran TPS di Lampung Tengah
Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB Guterres di Hambalang
Momen KPK Buka Tong Biru Berisi Rp934 Juta dari Rumah Adik Bupati, Buntut OTT Bupati Klaten
KPK Bongkar Dana Siap Pakai BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar
OTT BNPB, KPK Amankan Rp5,47 Miliar: Uang Tunai, Emas dan Kripto
Prabowo Minta Kepala BNPB Kristomei Gas Terus, Karhutla Jadi Target Awal
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:57 WIB

98 Kasus Karhutla Terkait Korporasi Naik ke Penyidikan, Ada Pihak Asing

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Malaysia Siapkan 3 Pesawat dan 52 Personel untuk Bantu Padamkan Karhutla

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:16 WIB

Dudung Tegaskan Karhutla Ditangani Masif: Jangan Termakan Isu Pemerintah Diam

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Wagub Jihan Tinjau Langsung Kebakaran TPS di Lampung Tengah

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB Guterres di Hambalang

Berita Terbaru