Menko Polkam Tegaskan Keamanan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Polri

- Jurnalis

Kamis, 5 November 2026 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman meminta masyarakat tetap tenang menyikapi dinamika yang tengah terjadi di tubuh Polri.

Dudung menegaskan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara nasional masih terjaga dengan baik.

Karena itu, masyarakat diminta tidak resah maupun khawatir menyikapi perkembangan situasi belakangan ini.

Penegasan tersebut disampaikan Dudung melalui pernyataan resmi di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu malam (4/11/2026).

Baca Juga :  Prabowo Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

Menurut dia, dinamika internal Polri merupakan bagian dari proses yang wajar dalam perjalanan sebuah organisasi besar.

Kondisi tersebut sekaligus dapat menjadi momentum untuk melakukan pembenahan dan memperkuat institusi kepolisian.

Pemerintah, lanjut Dudung, berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan hukum.

Prinsip profesionalitas, transparansi, dan keadilan harus tetap menjadi landasan dalam setiap tahapan.

Di sisi lain, pemerintah juga memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban nasional tetap menjadi perhatian utama.

Baca Juga :  Prabowo Subsidi Biaya Haji 2027 Rp3 Juta, Pelunasan Jemaah Turun Jadi Rp23,2 Juta

“Mari kita tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta terus menjaga persatuan dan kebersamaan,” tegas Dudung.

Dia optimistis, dengan kedewasaan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, situasi Indonesia akan tetap aman dan kondusif.

“Insya Allah, dengan kedewasaan dan kebersamaan kita semua, Indonesia akan tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Polri Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Penyadapan Presiden, Dipimpin Kabareskrim
Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Baru Kasus Penyadapan Prabowo, Total 4 Orang
AHY Kecam Dugaan Penyadapan Ilegal, Minta Aparat Ungkap Siapa yang Memerintahkan
Istana Sebut Penyadapan Presiden oleh Listyo Sigit Mengarah ke Makar
Prabowo Pecat Listyo Sigit dari Jabatan KSP, Letjen Aryo Windutomo Jadi Pengganti Sementara
Siapa di Balik Penyadapan Nomor Presiden? Yusril: Hukum Harus Bicara dengan Bukti
Kasus Penyadapan Ilegal, Ini 3 Pasal yang Menjerat Listyo Sigit, Ahrie Sonta dan Eko Hadi
Sadap Nomor Presiden hingga Tokoh Politik, Tiga Jenderal Polisi Jadi Tersangka
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 09:14 WIB

Polri Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Penyadapan Presiden, Dipimpin Kabareskrim

Kamis, 5 November 2026 - 21:56 WIB

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Baru Kasus Penyadapan Prabowo, Total 4 Orang

Kamis, 5 November 2026 - 11:57 WIB

AHY Kecam Dugaan Penyadapan Ilegal, Minta Aparat Ungkap Siapa yang Memerintahkan

Kamis, 5 November 2026 - 08:37 WIB

Menko Polkam Tegaskan Keamanan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Polri

Rabu, 4 November 2026 - 18:20 WIB

Istana Sebut Penyadapan Presiden oleh Listyo Sigit Mengarah ke Makar

Berita Terbaru