Direktur PTPN 7 Sebut Utang Rp43 Triliun Peninggalan Rezim Lama

- Jurnalis

Senin, 15 November 2021 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur PTPN 7 Ryanto Wisnuardhy saat acara Gathering Media, Senin (15/11/2021). Foto: Novi Balga

Direktur PTPN 7 Ryanto Wisnuardhy saat acara Gathering Media, Senin (15/11/2021). Foto: Novi Balga

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Direktur PTPN 7 Ryanto Wisnuardhy menyebut utang yang melilit perusahaannya senilai Rp43 triliun secara nasional merupakan peninggalan rezim lama.

Hal itu disampaikannya kepada sejumlah wartawan dalam acara Gathering Media di Kantor PTPN 7, Bandarlampung, Senin (15/11/2021).

Untuk mengatasinya, Ryanto membeberkan enam program restrukturisasi utang. Adapun daftarnya sebagai berikut:

1. Restrukturisasi keuangan.
2. Pelepasan aset.
3. Optimalisasi aset.
4. Restrukturisasi organisasi dan sumber daya manusia (SDM).
5. Penyatuan bisnis gula.
6. Operasional excellent.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Minta BPKAD Siapkan Penyaluran Gaji Ketiga Belas ASN

Secara umum, masih kata Ryanto, kondisi keuangan PTPT 7 sudah mulai membaik. Hingga September 2021, perusahaan pelat merah itu telah mendapatkan keuntungan.

Ditambahkannya, bahwa saat ini recovery sudah selesai dan kini saatnya untuk lepas landas mengingat kondisi perusahaan sudah mulai membaik walaupun belum maksimal.

Dengan kondisi perusahaan yang semakin membaik, Ryanto berharap agar media massa menyajikan informasi positif sekaligus menjadi pengawas demi mengembalikan kejayaan PTPN 7.

Baca Juga :  PWI Lampung dan Kemenag Perkuat Sinergi, Dukung Sukses HPN-Porwanas 2027

Karena menurutnya, wartawan bergaul dengan pemikiran besar tapi tetap mengutamakan dan menyampaikan informasi yang detil.

Pada kesempatan itu, Ryanto menyinggung soal konflik sosial yang dihadapi PTPN 7 dengan masyarakat. Ia menilai perlu adanya edukasi kepada masyarakat bahwa lahan PTPN 7 adalah tanah negara. Sehingga tidak terjadi keributan soal kepemilikan lahan. (*)

Red

Berita Terkait

SIWO PWI Lampung Matangkan Persiapan Porwanas, Sistem Digital Siap Cegah Kecurangan Atlet
Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama
Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah
Kadis KPTPH Elvira: PHC Jadi Harapan Baru Petani Lampung Dalam Program Desaku Maju
Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter
Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah
Gubernur Mirza Resmikan Jembatan Garuda di Kabupaten Mesuji, Realisasi Program Presiden Prabowo Subianto
Dulu Satu Jam Kini Lima Menit, Jalan Rawa Jitu-Umbul Mesir Ubah Wajah Distribusi Pertanian Tulang Bawang
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:19 WIB

Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:14 WIB

Kadis KPTPH Elvira: PHC Jadi Harapan Baru Petani Lampung Dalam Program Desaku Maju

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:09 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:36 WIB

Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

Berita Terbaru