Calon Pekerja Migran Lampung Bisa Utang ke BNI, Maksimal Rp50 Juta

- Jurnalis

Jumat, 26 November 2021 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembicaraan KTA CPMI antara BP2MI Bandarlampung dan BNI Tanjungkarang. Foto: Istimewa

Pembicaraan KTA CPMI antara BP2MI Bandarlampung dan BNI Tanjungkarang. Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Lampung negara tujuan Hongkong dan Taiwan berkesempatan mendapat Kredit Tanpa Agunan (KTA) dari Bank Negera Indonesia (BNI).

“Plafon pinjaman KTA maksimal Rp50 juta dengan cicilan selama 18 bulan,” kata Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Lampung, Ahmad Salabi, Jumat (26/11/2021).

Menurutnya, sementara baru BNI yang menangkap peluang ini. Tidak menutup kemungkinan bank lain menyusul seperti BJB dan Bank Lampung.

Pinjaman ini tidak memaksa, tergantung pribadi masing-masing. BP2MI sifatnya hanya memberikan  rekomendasi terhadap CPMI yang butuh biaya sebelum keberangkatan.

“Sekarang polanya, yang mengurus dan menerima uang CPMI-nya. Bukan perusahaan. Pinjaman tidak diberikan sekaligus, namun sesuai kebutuhan,” ungkap dia.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lampung Tegaskan Siap Kawal Audit LKPD BPK Tahun 2025

Misalnya, jika CPMI ingin meminjam Rp30 juta, sementara kebutuhan medical check up dan paspor hanya Rp5 juta, maka dana yang cair sejumlah yang diperlukan.

Begitu juga dengan visa sampai kebutuhan keberangkatan dan uang saku selama di negara tujuan.

“Memang semestinya dipinjamkan dari awal, bukan malah berangkat baru diberikan. Bisa habis percuma dan tidak bermanfaat kalau sudah berangkat,” terangnya.

Terpisah, Marketing Supervisor BNI Cabang Tanjungkarang, Sepriyanto, menjelasakan petunjuk pelaksanaan (Juklak) KTA CPMI saat ini sedang diperbaharui.

“Saat ini baru berjalan di cabang BNI Melawai Jakarta. Terakhir infonya, jangka waktu pinjaman sampai 18 bulan. Rincinya, 6 bulan prapelatihan dan 12 bulan ketika di negara tempat tujuan,” paparnya.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Perdana Pasca Idul Fitri, Pimpinan Dewan Lengkap Namun 41 Anggota DPRD Mangkir

Ia menjelaskan maksimal plafon pinjaman KTA Rp50 juta disesuaikan dengan negara tujuan karena kebutuhan hidup di setiap negara berbeda.

Untuk persyaratannya, CPMI adalah warga negara Indonesia dengan usia minimal 18 tahun. Kemudian membuat tabungan BNI Taplus dan mendapat rekomendasi BP2MI setempat dan terdaftar di Sisko BP2MI.

“Suku bunga 0,92 persen per bulan. Kemungkinan KTA CPMI ini diluncurkan pada awal atau pertengahan Desember 2021,” jelasnya.

Tujuan KTA ini sebenarnya untuk memutus rantai CPMI yang sebelumnya meminjam uang ke rentenir.

“KTA bisa digunakan untuk membuat paspor, visa, uang saku, dan lainnya. Pinjaman bebas biaya provisi dan adminsitrasi. Asuransi pun ditanggung,” pungkasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Pemprov Lampung Peringati Hari Kartini 2026, Wulan Mirza Ajak Kalangan Perempuan Inspirasi Penguatan Pembangunan Pendidikan
TRIGA Lampung Gelar Aksi di Jakarta, Desak DPR RI dan Kejaksaan Agung Tuntaskan Konflik Agraria PT SGC
Pemprov Lampung dan Kodam XXI/Raden Intan Tingkatkan Kapasitas Bersama di Bidang Komunikasi Publik
Wagub Jihan Hadiri Hajatan Akbar PMII Lampung, Dorong Sinergi Pembangunan Daerah
Gubernur Mirza Buka Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam di Lampung Timur
Peran Strategis GRANAT Provinsi Lampung, Program P4GN Fokus Memutus Rantai Narkoba
Gubernur Mirza Bentuk Tim Koordinasi dan Fasilitasi Penanganan Penyelesaian Masalah Pertanahan di Lampung
Gubernur Mirza Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Ekonomi Agrikultur dan Ketahanan Pangan Nasional 2026
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:46 WIB

Pemprov Lampung Peringati Hari Kartini 2026, Wulan Mirza Ajak Kalangan Perempuan Inspirasi Penguatan Pembangunan Pendidikan

Senin, 20 April 2026 - 16:06 WIB

TRIGA Lampung Gelar Aksi di Jakarta, Desak DPR RI dan Kejaksaan Agung Tuntaskan Konflik Agraria PT SGC

Senin, 20 April 2026 - 13:35 WIB

Pemprov Lampung dan Kodam XXI/Raden Intan Tingkatkan Kapasitas Bersama di Bidang Komunikasi Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 23:11 WIB

Gubernur Mirza Buka Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam di Lampung Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 19:58 WIB

Peran Strategis GRANAT Provinsi Lampung, Program P4GN Fokus Memutus Rantai Narkoba

Berita Terbaru