Tinja di TPA Bakung Dijadikan Pupuk, Air Dialirkan ke Sungai

- Jurnalis

Kamis, 2 Desember 2021 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakkan IPLT di TPA Bakung, Kamis (2/12/2021). Foto: Sulaiman

Penampakkan IPLT di TPA Bakung, Kamis (2/12/2021). Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di TPA Bakung akhirnya selesai.

Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Bandarlampung, Khaidarmansyah, mengatakan pembangunan IPLT dilakukan sejak April lalu oleh Kementerian PUPR.

“Mulai saat ini, setiap tinja yang dibuang ke TPA bisa langsung diolah oleh mesin tersebut,” paparnya, Kamis (2/12/2021).

Khaidar –sapaannya, menerangkan setiap tinja yang dibuang akan langsung dialirkan ke mesin.

Tinja yang sudah dipisahkan dengan air akan dikeringkan untuk menjadi pupuk. Sementara, air yang sudah bersih dialirkan ke sungai.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Pastikan Proyek Jalan Rawa Pitu, Sudah Direncanakan dan Masuk Tender

“Jadi air yang dibuang dijamin bersih. Tesnya dengan cara meletakkan ikan, kalau ikan hidup artinya air bersih,” kata dia.

Khaidar juga mengatakan pembangunan ini murni menggunakan anggaran Kementerian PUPR.

Rencananya, IPLT diserahkan ke Pemkot Bandarlampung pada 10 Desember 2021.

“Nanti ada empat petugas dari PU dan PD kebersihan yang dilatih menjadi operator. Untuk biaya yang digunakan yakni solar untuk genset, listrik, dan pemeliharaan,” ujarnya.

Khaidar memaparkan, PAD dihasilkan dari biaya retribusi penampungan, di mana setiap mobil tinja membayar Rp300 ribu. Biasanya, sehari ada 20 mobil yang masuk.

Baca Juga :  Pansus LHP BPK DPRD Lampung Temukan Kelebihan Bayar Rp2,7 Miliar di Dinas BMBK

“Jadi kalau dalam sehari 20 mobil dikali Rp300 ribu, maka dalam satu tahun berapa pendapatan kita selain pembuatan pupuk dari lumpur tinja,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana menerangkan, setelah mesin ini resmi beroperasi, mobil-mobil tinja akan keliling ke rumah, perkantoran, dan juga sekolah-sekolah untuk melakukan penyedotan tinja.

“Mudah-mudah ini bisa mendapatkan hal yang terbaik dan membantu meningkatkan PAD di Bandarlampung,” ujarnya. (*)

Red

Berita Terkait

Gubernur Mirza Bentuk Tim Koordinasi dan Fasilitasi Penanganan Penyelesaian Masalah Pertanahan di Lampung
Gubernur Mirza Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Ekonomi Agrikultur dan Ketahanan Pangan Nasional 2026
DPRD Kota Bandar Lampung Gelar Rapat Paripurna, Sebanyak 33 Anggota Dewan Hadir
Kejuaraan Cabang ORADO Kabupaten Pesawaran Sukses Digelar, Bidik Atlet Berkualitas dan Profesional
HUT Lampung ke-62, Pemprov Optimalkan Layanan RSUD Bandar Negara Husada
Soliditas BPD HIPMI Lampung Gelar Rapat Besar Pengurus Lengkap, Menuju Kontestasi Munas BPP ke-18
Dorong Kota Baru, RSUD BNH Disiapkan Jadi Rumah Sakit Rujukan Unggulan
Dari El Nino hingga Stunting, Ini Arahan Strategis Bupati Pesawaran untuk Kepala Desa
Berita ini 229 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:27 WIB

Gubernur Mirza Bentuk Tim Koordinasi dan Fasilitasi Penanganan Penyelesaian Masalah Pertanahan di Lampung

Jumat, 17 April 2026 - 22:16 WIB

Gubernur Mirza Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Ekonomi Agrikultur dan Ketahanan Pangan Nasional 2026

Jumat, 17 April 2026 - 14:29 WIB

DPRD Kota Bandar Lampung Gelar Rapat Paripurna, Sebanyak 33 Anggota Dewan Hadir

Kamis, 16 April 2026 - 23:20 WIB

Kejuaraan Cabang ORADO Kabupaten Pesawaran Sukses Digelar, Bidik Atlet Berkualitas dan Profesional

Kamis, 16 April 2026 - 21:34 WIB

HUT Lampung ke-62, Pemprov Optimalkan Layanan RSUD Bandar Negara Husada

Berita Terbaru