Antisipasi El Nino “Godzilla” 2026, Pemkab Lampung Selatan Percepat Tanam dan Perkuat Ketahanan Air

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, Lampungcorner.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengambil langkah antisipatif menghadapi ancaman fenomena El Nino “Godzilla” yang diperkirakan memicu musim kemarau lebih panjang, panas, dan kering pada 2026.

Strategi percepatan tanam hingga penguatan pasokan air pertanian menjadi fokus utama guna menjaga ketahanan pangan daerah.

Langkah tersebut disampaikan Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) mitigasi dampak hidrometeorologi kering yang digelar di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Jumat (10/4/2026).

Fenomena El Nino ekstrem ini diproyeksikan tidak hanya berdampak pada perubahan cuaca, tetapi juga meningkatkan risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta gangguan produksi pangan di wilayah Lampung.

Syaiful menegaskan, sektor pertanian menjadi salah satu yang paling rentan terdampak. Meski musim tanam kedua biasanya menghasilkan produksi lebih baik, ancaman kemarau panjang dinilai dapat mengganggu produktivitas secara signifikan.

Baca Juga :  SPMB SD-SMP di Lampung Selatan Berjalan Transparan dan Real-Time, Disdik Imbau Masyarakat Waspadai Calo dan Jasa Titipan

“Untuk musim tanam kedua, biasanya produksinya lebih bagus. Tapi kalau kondisi kemaraunya terlalu panjang, itu yang mengkhawatirkan. Karena kondisi kemarau biasanya kering luar biasa,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Lampung Selatan mempercepat masa tanam padi. Pada Februari 2026, realisasi tanam telah mencapai 5.000 hektare, disusul Maret sebesar 2.800 hektare, dan April ditargetkan 3.000 hektare.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyusun target tanam berkelanjutan sebagai strategi menjaga ritme produksi, dengan peningkatan bertahap hingga mencapai 3.000 hektare pada Agustus.

Di sisi lain, keterbatasan sumber air menjadi tantangan utama. Selama ini, Lampung Selatan masih mengandalkan sumur bor dan aliran sungai untuk kebutuhan irigasi, namun kapasitasnya dinilai belum memadai jika terjadi kekeringan ekstrem.

Baca Juga :  IMM Lampung Selatan Tolak Tarif Tol Bakter yang Dinilai Terlalu Tinggi, Desak Evaluasi Menyeluruh

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Lampung Selatan mendorong penggunaan varietas padi yang lebih adaptif terhadap kondisi minim air. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas produksi pangan sekaligus meminimalkan dampak kekeringan.

Upaya antisipatif ini menjadi bagian dari strategi yang lebih luas antara Pemerintah Provinsi Lampung bersama kabupaten/kota dalam memperkuat mitigasi menghadapi perubahan iklim ekstrem.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah daerah berharap mampu meningkatkan ketahanan wilayah terhadap ancaman El Nino, sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pertanian sebagai penopang utama pangan masyarakat. (ptm-Kmf)

Berita Terkait

IMM Lampung Selatan Tolak Tarif Tol Bakter yang Dinilai Terlalu Tinggi, Desak Evaluasi Menyeluruh
SPMB SD-SMP di Lampung Selatan Berjalan Transparan dan Real-Time, Disdik Imbau Masyarakat Waspadai Calo dan Jasa Titipan
Indonesia Perkuat Sistem Imigrasi, Hendarsam Paparkan Tiga Pilar Strategis di Forum ASEAN
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Layani Publik, Tinggalkan Budaya Lama
Imigrasi Kalianda Sosialisasikan Golden Visa untuk Dorong Investasi di Lampung Selatan
Pimpin APINDO Lamsel, Fikry Dorong Sinergi Pengusaha dan Pemerintah
Creative Financing 2026: Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Nasional, Kantongi Insentif Rp2 Miliar dari Inovasi Pembiayaan Daerah
232 Peserta STQ Lampung Selatan Disaring Ketat, Siap Rebut Tiket ke MTQ Provinsi Lampung 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:52 WIB

IMM Lampung Selatan Tolak Tarif Tol Bakter yang Dinilai Terlalu Tinggi, Desak Evaluasi Menyeluruh

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:44 WIB

SPMB SD-SMP di Lampung Selatan Berjalan Transparan dan Real-Time, Disdik Imbau Masyarakat Waspadai Calo dan Jasa Titipan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:59 WIB

Indonesia Perkuat Sistem Imigrasi, Hendarsam Paparkan Tiga Pilar Strategis di Forum ASEAN

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:24 WIB

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Layani Publik, Tinggalkan Budaya Lama

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:22 WIB

Imigrasi Kalianda Sosialisasikan Golden Visa untuk Dorong Investasi di Lampung Selatan

Berita Terbaru