Antisipasi Lonjakan Penumpang Jelang Nataru, PT. ASDP Perluas Akses Masuk dan Parkir

- Jurnalis

Rabu, 7 Desember 2022 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelabuhan penyeberangan Bakauheni, salah satu yang disiapkan untuk mengantisipasi jelang Nataru oleh PT. ASDP. Foto : Humas ASDP

Pelabuhan penyeberangan Bakauheni, salah satu yang disiapkan untuk mengantisipasi jelang Nataru oleh PT. ASDP. Foto : Humas ASDP

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Selatan — PT. Angkutan Sungai Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero), menyiapkan strategi dalam mengantisipasi lonjakan penumpang jelang periode angkutan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

Beberapa diantaranya terkait fasilitas prasarana dan sarana, seperti perluasan akses parkir hingga penambahan armada kapal di sejumlah lintasan.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, peningkatan kapasitas prasarana yang telah dilakukan demi menunjang kelancaran layanan operasional Nataru.

Antara lain peningkatan kapasitas dermaga IV Bakauheni, dari 40 ton menjadi 60 ton. Kapasitas dermaga yang tadinya untuk melayani kapal 5000 GRT, maka ditingkatkan untuk dapat melayani kapal berukuran 10.000 GRT.

“Perluasan akses masuk di pintu eksekutif Merak dan perbaikan akses menuju Dermaga VII Merak. Harapan kami, pengguna jasa dapat menikmati experience perjalanan dan layanan kapal ferry dengan lancar, aman dan nyaman saat Nataru mendatang,” ujar Shelvy.

Sementara untuk Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, ASDP telah melakukan persiapan maksimal pada layanan dan operasional sejak adanya Presidensi G20 Indonesia.

Baca Juga :  Gema HELAU Kembali Digelar, Pemkab Lampung Selatan Perkuat Budaya Gotong Royong Bersihkan Wajah Kota Kalianda

“Untuk Nataru mendatang, ASDP telah menyiapkan beberapa strategi untuk mengatasi terjadinya antrian. Mulai dari opsi pengoperasian KMP Jatra 2 lintas LDF Ketapang-Lembar. Selain itu, perluasan area parkir di Gilimanuk, dan juga skenario pengalihan jalur di Ketapang jika volume kendaraan mengalami peningkatan,” kata Shelvy lagi.

Periode angkutan Nataru, akan berlangsung pada 17 Desember 2022 hingga 4 Januari 2023 (H-8 sampai H+10). ASDP memastikan kapasitas angkut dan alat produksi memadai.

Total jumlah lintasan yang dipantau secara nasional selama Posko Nataru 2022-2023 sebanyak sepuluh lintasan di 12 Cabang.

Sepuluh lintasan terpantau nasional diantaranya Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, Hunimua-Waipirit, Tanjung Kelian-Tanjung Api-api, Bitung-Ternate, Bajoe-Kolaka, Kupang-Rote, dan Ajibata-Ambarita.

Shelvy mengatakan, layanan angkutan penyeberangan periode Nataru diperkirakan akan mengalami peningkatan seperti saat angkutan lebaran. Ini seiring kondisi pandemi Covid-19 yang telah menjadi endemi dan pergerakan masyarakat berangsur kembali normal.

“Layanan Nataru di 10 lintasan pada 12 Cabang terpantau nasional, ASDP akan melayani sekitar 3,45 juta orang dan 808 ribu unit kendaraan,” imbuhnya.

Adapun kesiapan alat produksi, pada 10 lintasan di 12 cabang dengan rincian, dermaga siap operasi sebanyak 55 unit dan kapal siap operasi sebanyak 61 unit termasuk kapal Jembatan Nusantara.

Baca Juga :  Resmikan Dua Ruas Jalan di Ketapang, Bupati Egi Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Desa

Shelvy merinci, momen puncak arus libur untuk Libur Natal diperkirakan terjadi pada Kamis (22/12) atau H-3 dan Jumat (23/12) atau H-2. Dan periode libur Tahun Baru diprediksi terjadi pada Kamis (29/12) atau H+4 dan Jumat (30/12) atau H+5. Sedangkan puncak arus balik pada Minggu (1/1) dan Senin (2/1) pada tahun 2023.

Saat periode Nataru, lanjut Shelvy, ASDP memastikan kelancaran layanan penyeberangan yang tentunya juga berkoordinasi dengan stakeholder. Terkait mulai dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kementerian Perhubungan, Syahbandar, operator kapal swasta sam lainnya.

Strategi layanan penyeberangan telah disiapkan, dimana pada pola operasi normal, manajemen akan melakukan pengoperasian kapal sesuai jadwal.

“Pada pola operasi padat, akan dilakukan penambahan jumlah trip. Pada pola operasi sangat padat, maka akan dilakukan percepatan layanan bongkar muat kapal (port time),” pungkasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Zita Anjani Pastikan Dua Anak Penyandang Hemofilia di Lampung Selatan Tetap Didampingi, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas
Bupati Egi Tinggalkan Aula, Pilih Bawah Flyover Natar untuk Lantik 12 Pejabat
Bupati Egi Ajak Lampung Selatan Bersahabat dengan AI, SDM Unggul Disiapkan Hadapi Masa Depan
Di Balik Kemegahan Ngaben Massal, Zita Anjani Melihat Masa Depan Wisata Budaya Balinuraga
Peluk Harapan Anak-anak Lampung Selatan, Zita Anjani Pastikan Perjuangan Cegah Stunting Dimulai dari Keluarga
Sisihkan 2.500 Desa di Lampung, Karang Pucung Wakili Provinsi pada Lomba Desa Tingkat Nasional Berkat Inovasi Desa Digital dan Pengelolaan Sampah
Usung Spirit of Krakatoa, Lamsel Fest 2026 Siap Tampil Lebih Spektakuler dengan Empat Event Ikonik dan Deretan Artis Ibu Kota
Bupati Radityo Egi Dorong Tata Kelola Desa yang Transparan, Keuangan Desa Harus Berdampak Nyata bagi Warga
Berita ini 157 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Zita Anjani Pastikan Dua Anak Penyandang Hemofilia di Lampung Selatan Tetap Didampingi, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Bupati Egi Tinggalkan Aula, Pilih Bawah Flyover Natar untuk Lantik 12 Pejabat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Bupati Egi Ajak Lampung Selatan Bersahabat dengan AI, SDM Unggul Disiapkan Hadapi Masa Depan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Di Balik Kemegahan Ngaben Massal, Zita Anjani Melihat Masa Depan Wisata Budaya Balinuraga

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Peluk Harapan Anak-anak Lampung Selatan, Zita Anjani Pastikan Perjuangan Cegah Stunting Dimulai dari Keluarga

Berita Terbaru