Home / BANDAR LAMPUNG / PEMERINTAHAN

Rabu, 24 November 2021 - 13:43 WIB

Bandarlampung PPKM Level 2, Diskotik Dilarang, Karaoke Boleh Buka

Instruksi Wali Kota Bandarlampung Nomor 15 tahun 2021.

Instruksi Wali Kota Bandarlampung Nomor 15 tahun 2021.

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Menindaklanjuti Instruksi Mendagri nlNomor 61 tahun 2021, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengeluarkan instruksi Nomor 15 tahun 2021.

Instruksi wali kota ini tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 2 dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat kelurahan untuk pengendalian penyebaran covid-19 di Bandarlampung.

Dalam instruksi yang ditandatangani pada 23 November 2021 dan berlaku hingga 6 Desember 2021 ini, disampaikan beberapa poin peraturan kegiatan masyarakat.

Di antaranya, diskotik, pub, spa, panti pijat, lapo tuak, game online, dan hiburan lainnya ditutup untuk sementara waktu.

BACA JUGA  Dari Lawyer hingga Cleaning Service Ikut di Vaksin Covid-19

Sementara karaoke dan biliar diizinkan beroperasi, maksimal kapasitas 25 persen dengan jam operasional dibatasi mulai pukul 11.00 sampai pukul 21.00 WIB.

Dengan catatan, menggunakan aplikasi Peduli Lindungi atau penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Kemudian untuk rumah makan, restoran, kafe diperbolehkan buka dengan batas waktu operasional mulai pukul 07.00 sampai 21.00 WIB.

Setiap pelaku usaha yang tidak melaksanakan kegiatan sesuai instruksi tersebut dapat dikenai sanksi adminstrasi sampai penutupan usaha.

Sementara untuk setiap orang yang melakukan pelanggaran dapat dikenakan sanksi berdasarkan KUHP Pasal 212 sampai 218; Undang-Undang (UU) Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular; UU Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan; dan Peraturan Daerah.

BACA JUGA  Praktik Perdagangan Anak di Bawah Umur Berhasil di Bongkar Polda Jateng

Juru bicara Satgas Covid-19 kota Bandarlampung, Ahmad Nurizki, mengatakan walaupun tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit  sudah rendah, capaian vaksinasi sudah tinggi, dan angka kematian rendah, masyarakat diminta jangan terlalu euforia dan tetap disiplin prokes.

“Kita harus tetap menjadi satgas untuk diri kita sendiri untuk keluarga dan juga masyarakat sekitar,” ungkapnya. (*)

Red

Share :

19 views

Baca Juga

BANDAR LAMPUNG

Target Waykanan: Wisata Air Terjun, Kampus di 2022, dan Bina 6 Ribu UMKM

BANDAR LAMPUNG

Ardito Divonis Bersihkan Fasum Pakai Pelanggar Prokes dan Denda Rp2.000, Ini Pendapat Akademisi

BANDAR LAMPUNG

Tidak Sampai Dua Menit, Sejoli Ini Gasak Motor di Way Halim
Olivina Maskan (dua dari kiri) saat menerima penghargaan siswi berprestasi SMAN 3 Bandarlampung. FOTO: DOKUMEN PRIBADI

BANDAR LAMPUNG

Keterbatasan Biaya, Alumnus SMAN 3 Terpaksa Tunda Kuliah di Kanada

BANDAR LAMPUNG

Kapal KMP 336 Milik PT ISAB Terbakar di Pelabuhan Panjang

BANDAR LAMPUNG

Sama-sama Permudah Bayar Pajak di Lampung, Ini Bedanya Signal dan E-Samdes
Reses anggota DPRD Bandarlampung Agus Djumadi di Kelurahan Gunungterang Kecamatan Langkapura. FOTO; ISTIMEWA

BANDAR LAMPUNG

Bu Wali, Insentif Kader Posyandu Sebelas Bulan Belum Cair

BANDAR LAMPUNG

Jatiaagung Dihantam Puting Beliung, Nunik Tulis Ini di Instagram